Menurut Perwira Penerangan Satgas Zeni Konga XX-E Mayor Inf Sunarto seperti dalam rilis Puspen TNI yang diterima detikcom, Selasa (25/12/2007), ketiga kontongen tersebut berasal dari Indonesia, India dan Afrika Selatan.
Ketiga kontingen ini telah melakukan pertemuan ilmiah Medical Exchange Information terhadap 3 (tiga) penyakit yang sangat menakutkan bagi kehidupan manusia di Afrika khususnya di Republik Demokrasi Kongo, yakni penyakit "Ebola, Malaria, dan HIV/AIDS".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan Sunarto, pertemuan tersebut diperlukan bagi kontingen yang sedang melaksanakan tugas operasi misi pemeliharaan perdamaian PBB (MONUC), sebagai upaya tindakan preventif. Mengingat ketiga penyakit ini merupakan penyebab tingginya angka pesakitan dan kematian di negara Republik Demokrasi Kongo yang sedang dilanda perang saudara.
Sunarto menambahkan, bagi kontingen Indonesia penyakit Ebola ini di anggap masih asing. Penyakit ini ternyata lebih berbahaya dibandingkan dengan pada penyakit HIV/AIDS maupun Malaria.
Penularan penyakit Ebola sendiri tergolong sangat cepat dengan dampak kematian sekitar 50 persen hingga 90 persen. Bahkan, penyakit ini pernah mewabah dan merenggut ribuan jiwa di benua Afrika pada tahun 1976, khususnya di Zaire yang sekarang menjadi Republik Demokrasi Kongo.
(zal/ary)











































