"Saya bertugas sejak pukul 15.00 WIB. Saya tidak dapat telepon ancaman apa pun. Semua masih berjalan lancar," kata Humas Katedral Joe Hendri saat ditemui detikcom di Gereja Katedral, Jl katedral, Jakarta, Selasa (25/12/2007).
Joe menjelaskan, dirinya sempat ditanya pihak kepolisian untuk memastikan ancaman tersebut. "Tapi tadi pihak kepolisian sempat bertanya ke kami apa menerima ancaman bom itu," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ancaman itu masuk dari nomor HP 081932144XX. Bunyinya "Bom akan meledak ntar malem di gereja katedal".
Suasana Lenggang
Sementara itu, suasana di Gereja Katedral saat ini sudah lenggang. Para pengunjung pun sudah mulai meninggalkan gereja sejak pukul 19.00 WIB atau sesaat setelah pelaksanaan misa Natal terakhir.
Jalan di sekitar gereja pun mulai lenggang ditinggal mobil-mobil yang sebelumnya diparkir.
Pintu pagar pun sudah dikunci rapat. Hanya terlihat 10 petugas keamanan gereja yang masih berjaga di lokasi. Pihak kepolisian pun terlihat mulai berkemas-kemas.
(ary/ary)











































