×
Ad

Perjuangan Warga Kalsel Berkendara di Tebalnya Asap Karhutla

Khairun Nisa - detikNews
Selasa, 13 Okt 2026 17:20 WIB
Kabut asap tebal di Kalimantan Selatan membahayakan pengendara. (Khairun Nisa/detikKalimantan)
Banjarbaru -

Asap tebal menyelimuti Jalan Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kondisi itu membuat jarak pandang hingga membahayakan kendaraan yang melintas.

Pantauan langsung tim detikKalimantan saat berkendara di lokasi, kabut asap pekat menutupi jalan hingga pengendara kesulitan melihat situasi dalam jarak beberapa puluh meter ke depan. Pengendara harus berhati-hati agar tidak terlibat kecelakaan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.

Rata-rata pengendara melaju dengan kecepatan 30-40 km/jam. Pengendara memilih kecepatan sedang karena, jika berkendara pelan, mereka justru sesak napas karena menghirup kabut asap lebih lama.

Pengendara juga menyalakan lampu kendaraan demi bisa menambah jangkauan penglihatan serta bisa dideteksi pengendara lain dari depan dan belakang. Walaupun pengendara menggunakan helm dan masker, kabut asap tetap tembus dan terhirup serta membuat mata perih.

Salah satu pengendara bernama Rian mengatakan asap tebal itu terjadi sekitar pukul 07.25 Wita. Menurutnya, situasi tersebut sangat membahayakan, terlebih jika pengendara tidak fokus saat menyetir.

"Ini asapnya tebal sekali. Sangat mengganggu pernapasan dan jarak pandang sangat terbatas. Ini apabila tidak hati-hati, bisa membahayakan pengendara," kata Rian kepada detikKalimantan, Selasa (13/10/2026).

Warga Banjarbaru lainnya, Firman, juga merasa asap terus menebal dari hari ke hari. Namun anaknya tetap harus masuk sekolah seperti biasa dan tidak ada pembelajaran jarak jauh (PJJ).

"Tentu khawatir dengan kondisi ini, karena anak-anak sekolah normal, padahal asapnya terus menebal. Ini yang kita khawatirkan," sebutnya.

Baca selengkapnya di sini

Tonton juga video "Dokter Ungkap Dampak Kabut Asap Karhutla pada Mata"



(idh/dhn)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork