Tanggul jebol hanya ditutup dengan karung pasir dan batu kali sehingga air laut masih bisa merembes.
"Tapi sekarang sudah ada rencana dipermanenkan. Tadi tim perbaikan tanggul dari Walikota Jakarta Utara meninjau lokasi jebiol. Secepatnya akan dibuat permanen," kata Lurah Penjaringan Budi Santoso di lokasi rob, Selasa (25/12/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, kondisi ribuan warga Muara Baru yang terkena rob makin memprihatinkan. Pasokan air bersih berkurang, kondisi kesehatan warga terutama balita terus menurun. Sementara bantuan dan perbaikan tanggul jebol masih minim.
Bahkan hingga pukul 15.00 WIB, rob belum juga surut. Biasanya, menurut beberapa warga, air laut sudah menunjukan tanda-tanda surut pada pukul 14.30 WIB.
"Tiap hari tambah panjang saja. Sengsara kita," kata Yahya (38), tukang becak yang rumahnya ikut terendam rob. (Ari/mar)











































