APPK Akan Bentuk Tim Pengawas Royal Game

APPK Akan Bentuk Tim Pengawas Royal Game

- detikNews
Selasa, 25 Des 2007 14:39 WIB
Bandung - Asosiasi Pengusaha Permainan Ketangkasan (APPK) menilai permainan Royal Game rawan disalahgunakan untuk perjudian. APPK akan membentuk tim pengawas yang melibatkan polisi sampai ulama.

Ketua APPK Dedi Zein mengatakan penilaian masyarakat yang mengidentikkan arena ketangkasan dewasa dengan judi, tidak sepenuhnya salah. Beberapa kasus memang pernah menunjukan arena ketangkasan dewasa disalahgunakan menjadi arena perjudian.

"Memang iya dulu permainan ketangkasan dewasa selalu identik dengan 303 (pasal perjudian-red). Tapi saya menjamin, saat ini tidak akan ada lagi perjudian," ujarnya saat dihubungi detikcom melalui telepon, Selasa (25/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya diperlukan keterlibatan semua pihak untuk menghindari adanya perjudian di arena permainan ketangkasan dewasa. Karenanya, lanjut Dedi, pihaknya akan membentuk tim pengawasan yang melibatkan ulama, polisi, Pemda, hingga tokoh masyarakat.

"Nanti mereka lah yang melakukan pengawasan. Jika memang ke depannya arena
ketangkasan ini ada unsur judi, silahkan ambil tindakan. Tapi selama permainan ini murni game, ya jangan matikan investasi kami," ujarnya berharap.

Dedi mengaku, pangsa pasar arena ketangkasan dewasa di Bandung cukup besar. Hal itu, kata dia, bisa dilihat dari banyaknya orang dewasa yang bermain di arena ketangkasan anak-anak. "Silahkan saja anda bermain ke arena ketangkasan anak-anak, tidak sedikit orang dewasa yang bermain di sana," tuturnya.

Rencananya arena ketangkasan Royal Game ini akan buka di dua tempat, yaitu gedung Matahari Banceuy dan Jln Kelenteng No 39, pada Kamis 27 Desember 2007 mendatang. Arena ini akan bukan sejak pukul 11.00 WIB hingga 22.00 WIB. Meski khusus untuk dewasa, arena ini tidak akan dilengkapi dengan bar.

"Kami tidak akan menjual minuman keras. Ini mutlak tempat permainan ketangkasan," tandasnya.
(ern/fay)


Berita Terkait