Pasokan listrik di sejumlah wilayah Kota Batam, Kepulauan Riau, mulai pulih setelah mengalami pemadaman hamper 16 jam. Namun, warga mengeluhkan pasokan air bersih yang masih mati.
Pemadaman listrik di Batam terjadi pada Senin (12/10). Abidin, warga Batu Aji, mengatakan listrik di wilayah tempat tinggalnya mulai menyala sekitar pukul 18.00 WIB. Namun, hingga saat itu, pasokan air bersih masih belum kembali normal.
"Di Batu Aji jam 6 lampu sudah nyala, air masih mati," kata Abidin dilansir detikSumut, Selasa (13/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keluhan serupa disampaikan Ilham, warga Tiban. Dia mengatakan listrik di wilayahnya juga mulai menyala sekitar pukul 18.00 WIB. Namun, air bersih masih belum mengalir hingga malam hari.
Ilham berharap pasokan listrik tidak kembali mengalami pemadaman. Menurutnya, kondisi tersebut menyulitkan masyarakat, terutama keluarga yang memiliki anak-anak.
Afna, warga Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa mengaku listrik di kawasan rumahnya baru menyala sekitar pukul 23.00 WIB.
PLN Batam menyebutkan bahwa hingga pukul 17.58 WIB, sejumlah jaringan distribusi telah berhasil dipulihkan dan kembali menyalurkan pasokan listrik ke sebagian wilayah.
"Wilayah tersebut meliputi Batu Aji, Sagulung, Tiban, Batam Center, Baloi, Batu Ampar, Nagoya, dan Punggur," kata Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Rudi Antono, dalam keterangannya.
Update Listrik Batam Pukul 04.00 WIB
Berdasarkan infografis pembaruan kelistrikan yang diunggah melalui akun Instagram resmi PLN Batam, seperti dilansir detiksumut, hingga Selasa (13/10/2026) pukul 04.00 WIB total pelanggan yang terdampak gangguan mencapai 411.219 pelanggan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.127 pelanggan masih mengalami pemadaman. Semantara listrik di 406.083 pelanggan telah kembali menyala.
Persentase pemulihan pasokan listrik kepada pelanggan telah mencapai 98,8%.
Selain itu, beban listrik yang terdampak tercatat sebesar 501,8 megawatt (MW). Sebanyak 496,7 MW telah kembali menyala, sementara 5,1 MW masih padam. Dengan demikian, persentase pemulihan berdasarkan beban listrik mencapai 99%.
Selain itu, beban listrik yang terdampak tercatat sebesar 501,8 megawatt (MW). Sebanyak 496,7 MW telah kembali menyala, sementara 5,1 MW masih padam. Dengan demikian, persentase pemulihan berdasarkan beban listrik mencapai 99%.
PLN Batam juga mencatat pemulihan pada infrastruktur utama kelistrikan. Sebanyak 11 gardu induk yang terdampak telah kembali beroperasi seluruhnya.
Pada sisi transmisi, sebanyak 12 unit yang terdampak juga telah kembali menyala. Persentase pemulihan gardu induk dan transmisi masing-masing mencapai 100%.
Meski demikian, proses pemulihan masih berlangsung. Dalam infografis yang diperbarui pada pukul 04.00 WIB tersebut, PLN Batam menyebut masih terdapat satu penyulang yang sedang dalam proses perbaikan pada gardu distribusi.
Baca selengkapnya di sini dan di sini
Lihat juga Video 'Ngeri Detik-detik Angin Puting Beliung Sapu Kawasan Industri Batam':
(ygs/ygs)









































