Menteri PU Percepat Pemulihan 8 Titik Longsor di Ruas Tapan-Jambi

Menteri PU Percepat Pemulihan 8 Titik Longsor di Ruas Tapan-Jambi

Inkana Putri - detikNews
Senin, 12 Okt 2026 21:45 WIB
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan longsor dan amblas badan jalan di ruas nasional TapanBatas Jambi, Nagari Jangki Ayam, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat.
Foto: Kementerian PU
Jakarta -

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan longsor dan amblas badan jalan di ruas nasional Tapan-Batas Jambi, Nagari Jangki Ayam, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Dari delapan titik terdampak akibat hujan berintensitas tinggi pada 9-10 Oktober 2026, empat titik telah selesai dibersihkan, sementara empat titik lainnya masih dalam penanganan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan penanganan dilakukan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat untuk memulihkan konektivitas jalan yang terputus akibat luapan Sungai Tapan dan longsor di sejumlah titik. Ia menegaskan pemulihan akses jalan dan jembatan menjadi prioritas dalam penanganan darurat guna mendukung aktivitas masyarakat dan distribusi logistik.

"Kami bekerja tanpa jeda untuk memastikan keterisolasian wilayah bisa ditangani secepat mungkin. Keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas menjadi prioritas kami," kata Dody dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Guna mempercepat penanganan, BPJN Sumatera Barat mengerahkan dua excavator dan dua wheel loader untuk membersihkan material longsor yang menutupi jalan dan menangani titik terdampak. Petugas juga memasang rambu peringatan dan garis polisi untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.

ADVERTISEMENT

Pada Senin (12/10), Satgas BPJN Sumatera Barat bersama pihak terkait masih melanjutkan pembersihan material longsor dan penanganan badan jalan yang amblas. Proses pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi medan, curah hujan, stabilitas lereng, serta keselamatan petugas.

Dody mengungkapkan tingginya curah hujan di sekitar lokasi menjadi tantangan dalam pelaksanaan penanganan darurat. Kondisi tersebut meningkatkan risiko pergerakan tanah susulan sehingga setiap tahapan pekerjaan perlu dilakukan dengan cermat untuk memastikan keamanan petugas dan efektivitas penanganan.

Saat ini, ruas jalan nasional Tapan-Batas Jambi masih belum dapat dilalui kendaraan karena proses pembersihan dan penanganan di sejumlah titik belum selesai. Pengguna jalan diimbau menunda perjalanan melalui ruas tersebut hingga akses dinyatakan aman dan dibuka kembali.

Kementerian PU melalui BPJN Sumatera Barat juga terus mengupayakan percepatan penanganan darurat agar akses jalan nasional dapat segera dipulihkan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga konektivitas antarwilayah, mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, dan memastikan infrastruktur jalan kembali berfungsi secara aman setelah terdampak bencana.

Lihat juga Video: TNI Terobos 20 Titik Longsor di Tapteng, Salurkan Bantuan Logistik

(akd/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini