Ke-5 gereja itu adalah Katedral, Anasthasius Agung Karangpanas, Familia Atmodirono, Maria Fatimah, dan GKI di Jalan Kompol Maksum. Petugas tidak menemukan benda mencurigakan dalam kegiatan tersebut.
Tim penyisir terdiri dari Jihandak Brimob Polda Jateng dan Polwiltabes Semarang. Mereka membawa alat pendeteksi bom dan anjing pelacak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tiga anjing pelacak turut 'berpartisipasi' dalam kegiatan itu. Si guk-guk itu mengendus setiap jengkal ruangan, halaman depan dan belakang gereja.
"Sterilisasi ini dilakukan untuk meminimalisir kemungkinan adanya teror lebih dini," kata petugas, Ipda Masqudori.
Usai penyisiran, pihak gereja bersiap menata kursi, di dalam maupun di luar gereja. Beberapa gereja di Kota Semarang seperti Katedral, Familia Atmodirono, dan lain-lain akan mengadakan misa mulai sore hari ini. (try/asy)











































