Libur Panjang, 30 Ribu Kendaraan Masuk Bandung Per Hari

Libur Panjang, 30 Ribu Kendaraan Masuk Bandung Per Hari

- detikNews
Senin, 24 Des 2007 14:54 WIB
Bandung - Bandung masih menjadi tujuan favorit warga Jakarta dan kota-kota lain untuk berlibur. Buktinya, kendaraan masuk Bandung mencapai 30 ribu. Ini lonjakan yang luar biasa.

Hal tersebut dikatakan Kasubag Pelayanan dan Keselamatan PT Jasa Marga cabang Purbaleunyi Andri Koestiwan di kantornya Jl Pasteur, Bandung, Senin (24/12/2007). "Puncak arus mudik yang masuk ke arah Bandung tercatat di pintu tol Padalarang Barat, 30 ribu kendaraan," ujar Andri.

Puncak arus mudik itu, lanjut Andri, terjadi pada awal long weekend, malam Idul Adha, Rabu 19 Desember 2007. Sedangkan pada Sabtu 22 Desember 2007 dan Minggu 23 Desember 2007 tidak berbeda jauh. Masing-masing tak kurang 27 ribu kendaraan yang masuk Bandung. "Mereka masuk lewat Tol Pasteur, Buah Batu, M Toha, Pasir Koja dan Cileunyi," tutur dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah tersebut, imbuhnya, melonjak lebih tinggi daripada masa weekend biasa yang hanya berjumlah 22 ribu kendaraan. Atau bisa dikatakan meningkat 13,6 persen.

Sedangkan untuk malam Tahun Baru, lanjut dia, diperkirakan kendaraan yang masuk tol tidak mencapai 30 ribu unit. Jumlah kendaraan masuk Bandung diperkirakan 26 ribu hingga 27 ribu.

"Karena Jakarta sendiri punya magnet hiburan yang cukup tinggi. Warga Jakarta juga punya berbagai tempat alternatif lokasi hiburan, ada yang ke Puncak, ke Bali," kata dia.

Andri juga menyarankan warga yang akan masuk Bandung tidak hanya masuk melalui pintu Tol Pasteur, untuk menghindari kepadatan di pintu masuk yang langsung menuju tengah kota Bandung itu. Pintu tol yang lain masih bisa
dimanfaatkan.

"Kami merekomendasikan agar mereka menggunakan pintu masuk Tol Pasir Koja atau Buah Batu. Bandung tuh nggak hanya lewat Tol Pasteur lho, masih banyak pintu tol lain," tegas dia.

Pelayanan PT Jasa Marga sendiri menghadapi libur akhir tahun tidak ada yang istimewa. Hanya saja, semua derek disiagakan untuk melayani kendaraan yang mogok atau mengalami masalah di tol.

"Kita persiapkan mobil derek yang kita persiapkan di bahu jalan. Sekitar 10 mobil, di Tol Cipularang 5 titik dan Tol Padaleunyi 5 titik. Ini untuk antisipasi jika terjadi kecelakaan, jadi proses evakuasi bisa lebih cepat," ujar dia. (ern/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads