Modus Dituduh Tabrak Orang, Ponsel hingga Dompet Penjaga Toko di Depok Raib

Modus Dituduh Tabrak Orang, Ponsel hingga Dompet Penjaga Toko di Depok Raib

Devi Puspitasari - detikNews
Senin, 12 Okt 2026 11:24 WIB
Ilustrasi kejahatan kriminal: perampokan, pembunuhan, pemerkosaan, pencopetan
Ilustrasi Kriminal (Andi Saputra/detikcom)
Jakarta -

Tiga pria penjaga toko buah di Limo, Depok, menjadi korban penipuan modus dituduh sebagai pelaku tabrakan. Ponsel hingga dompet pun raib.

Ketiganya berinisial H, HA, dan D. Peristiwa bermula saat ketiganya tengah menjaga toko pada Kamis (9/10/2026), pukul 21.45 WIB.

Kemudian, datang dua pelaku menggunakan sepeda motor Yamaha Mio berwarna merah. Mereka tiba-tiba menuduh H telah menabrak keponakan salah satu pelaku. Pelaku meminta H dan HA menemui korban tabrakan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Guna melancarkan aksinya, kedua pelaku mengajak H dan HA untuk ikut membonceng satu sepeda motor bersama pelaku menuju kawasan Cakra, Limo, dengan dalih menemui korban tabrakan," ujar Kapolsek Cinere Kompol Chairul Saleh dalam keterangannya, Senin (12/10).

Setiba di lokasi tersebut, kedua korban diminta turun dan menunggu. Sementara kedua pelaku berpura-pura hendak menjemput keponakannya namun ternyata kembali ke toko buah tersebut.

ADVERTISEMENT

"Namun, kedua pelaku justru kembali ke toko buah dan menemui D. Kepada D, pelaku meminta barang-barang milik Husein dan Haidar," ungkapnya.

D percaya dengan pelaku dan menyerahkan ponsel hingga dua dompet milik kedua rekannya. Salah satu pelaku juga menggasak uang hasil penjualan toko buah yang tersimpan di atas lemari sebelum akhirnya melarikan diri.

"Pihak Polsek Cinere mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menyikapi informasi di media sosial yang belum terverifikasi. Kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku," tutupnya.

(dvp/dek)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini