"Kami mencapai tujuan yang kami tetapkan sendiri yang terlihat sulit, yakni menanam 250 juta pohon di Meksiko," kata Calderon saat menanam sebuah pohon pinus di halaman rumah dinasnya di Los Pinos, Mexico City, seperti dilansir AFP, Senin (24/12/2007).
Meksiko sejak Februari 2007 bergabung dengan the UN Environment Program (UNEP) untuk melakukan reforestasi. Sekitar 540 juta dolar telah dikucurkan Meksiko untuk menanam 250 juta pohon itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesumbar Calderon ini dikritik Greenpeace. Lembaga pecinta lingkungan terkemuka ini menyebut program Calderon tidak berjalan sebagaimana mestinya.
"Pohon itu ditanam di tempat lain, bukan di mana dia seharusnya ditanam," kritik juru bicara Greenpeace Meksiko Cecilia Navarro.
Lucunya lagi, imbuh Navarro, saat reforestasi berlangsung, pembalakan hutan juga terjadi dengan marak. "Tiap tahun kita kehilangan paling sedikit 600 ribu hektar hutan," kata Navarro.
UNEP mengaku program reforestasi di seluruh dunia berjalan sukses. Total 1,4 miliar pohon ditanam, di mana Ethiopia menanam 700 juta di antaranya. Ethiopia bersama Meksiko, Turki, Kenya, Kuba, Rwanda, Korea Selatan, Tunisia, Maroko dan Myanmar adalah 10 penanam terbesar. (aba/aba)











































