"AS mengucapkan selamat atas laporan yang menunjukkan Pemilu Parlemen Thailand dilakukan dengan bebas dan adil dan selamat untuk rakyat Thailand yang telah mengambil langkah penting kembali ke pemerintahan yang dipilih," kata juru bicara Gedung Putih Sean McCormack seperti dikutip dari AFP, Senin (24/12/2007).
Washington memandang, kemenangan People Power Party (PPP) merupakan bentuk keinginan rakyat Thailand untuk kembali pada pemerintahan yang dipilih secara demokratis melalui pemilihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Uni Eropa menyadari Pemilu 23 Desember adalah batu loncatan penting kembali ke jalan konstitusional di Thailand," ungkap pernyataan dari Kepresidenan Uni Eropa yang berkedudukan di Portugis.
Pemilu ini berhasil dimenangi oleh PPP, yang merupakan sekutu PM yang dikudeta Thaksin Sinawatra. Uni Eropa dan Amerika Serikat pun menunggu siapa yang akan berhasil membentuk pemerintahan baru.
"Uni Eropa menunggu hubungan yang kuat dan bermutu dengan pemerintahan baru Kerajaan Thailand," imbuh pernyataan Kepresidenan Uni Eropa lebih lanjut. (aba/aba)











































