Seperti disampaikan secara tertulis ke redaksi detikcom, Minggu (23/12/2007), gelombang tinggi antara 2 - 7 meter berpeluang terjadi di berbagai kawasan. Berikut rinciannya:
24 Desember 2007
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berbahaya bagi perahu nelayan dan tongkang," bunyi surat yang ditandatangani Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Klas I Tanjung Priok, Sugarin, itu.
Masih pada hari yang sama, gelombang dengan tinggi 3-4 meter berpeluang terjadi di Laut Cina Selatan, perairan Mentawai, Samudera Hindia barat Bengkulu, perairan Enggano, Laut Jawa bagian timur, perairan Maselembo, dan Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Barat. "Berbahaya bagi semua jenis kapal."
25 Desember 2007
Gelombang tinggi 2 - 2,5 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna, perairan Riau, Selat Karimata, Samudera Hindia selatan Jawa, Laut Bali, Laut Flores, Samudera Hindia selatan Bali, Laut Halmahera, dan Laut Banda. "Berbahaya bagi perahu nelayan dan tongkang."
Gelombang tinggi 2,5 - 3 meter berpeluang terjadi di perairan Sulawesi Selatan, perairan Sangihe Talaud, dan perairan barat daya Selat Sunda. "Berbahaya bagi perahu nelayan, tongkang dan ferry."
Gelombang tinggi 3-5 meter berpeluang terjadi di perairan Nias, Samudera Hindia barat Bengkulu, perairan Enggano, perairan Masalembo, Laut Jawa, perairan Sulawesi Selatan dan Samudera Hindia selatan NTB. "Berbahaya bagi semua jenis kapal."
26 Desember 2007
Gelombang tinggi 2,5 - 4 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna, perairan Riau, Laut Jawa, perairan Masalembo, perairan Majene, dan perairan Sulawesi Selatan. "Berbahaya bagi semua jenis kapal."
Gelombang tinggi 4 - 6 meter berpeluang terjadi di perairan Mentawai, perairan barat daya Selat Sunda dan Samudera Hindia selatan NTB. "Berbahaya bagi semua jenis kapal."
27 Desember 2007
Gelombang tinggi 3-4 meter berpeluang terjadi di perairan Sambas, Laut Jawa bagian barat, Samudera Hindia selatan Bali dan NTB, Laut Bali, Laut Flores, dan perairan Sulawesi Selatan. "Berbahaya bagi semua jenis kapal."
Gelombang tinggi 4-6 meter berpeluang terjadi di Laut Cina Selatan, Laut Natuna, perairan Riau, Selat Karimata, Laut Jawa bagian Timur dan perairan Masalembo. "Berbahaya bagi semua jenis kapal."
Gelombang tinggi 6-7 meter berpeluang terjadi di perairan Mentawai, perairan Enggano, Samudera Hindia barat Bengkulu dan perairan barat daya Selat Sunda. "Berbahaya bagi semua jenis kapal." (aba/aba)











































