Cerita Warga soal Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL Saat Bikin Tugas Video

Cerita Warga soal Mahasiswa Tewas Tertabrak KRL Saat Bikin Tugas Video

Adrial akbar - detikNews
Minggu, 11 Okt 2026 17:01 WIB
Lokasi tempat mahasiswa tertemper KRL di Ciputat, Tangerang Selatan.
Foto: Adrial/detikcom
Tangerang Selatan -

Seorang mahasiswa berinisial MF (23) tewas setelah tertemper kereta rel listrik (KRL) di Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, saat membuat video untuk tugas kuliah. Warga menyebut sempat melihat patahan bagian kamera yang dibawa korban untuk mengambil konten.

Salah satu warga bernama Uus (55) menyebut peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB atau setelah Magrib. Uus sempat melihat patahan kamera hingga topi di titik awal korban tertemper.

"Emang ada kamera, ada patahan kameranya di situ jatuh. Ada kayak kamera yang panjang itu kan suka ada kepalanya tuh yang suka diputer tuh, ada di situ jatuh sama topi. Saya lihat ke situ," kata Uus di lokasi kejadian, Ciputat, Tangsel, Minggu (11/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban sendiri sempat terseret sekitar 200 meter dari titik awal tertemper. Uus menyebut ada anak-anak yang pulang mengaji memberi tahu dirinya tentang kecelakaan tersebut.

Uus, saksi saat mahasiswa tertemper KRL di Ciputat, Tangerang Selatan.Uus, saksi saat mahasiswa tertemper KRL di Ciputat, Tangerang Selatan. (Adrial/detikcom)

ADVERTISEMENT

Uus merupakan penjaga warung yang berada di sekitar lokasi kejadian. Setelah peristiwa tersebut, pihak kepolisian datang ke lokasi.

"Nah, di situ yang ada cuma topi sama kepala kamera itu. Nah, terus saya tanya, 'Orangnya ke mana?' Orangnya nyangkut, kebawa ke depan. Nah, selang 5 menit kereta kan berhenti. Ya udah, si almarhum itu jatuh di situ," sebutnya.

Uus menyebut korban dan teman-temannya sudah berada di sekitar lokasi sejak Rabu (7/10) untuk melakukan syuting tugas kuliah. Peristiwa korban tertemper KRL itu terjadi pada Kamis (8/10).

Saat peristiwa terjadi, korban berdiri di sekitar rel kereta yang mengarah ke Jakarta. Anak-anak yang berada di sekitar lokasi juga sempat memperingatkan korban sebelum kejadian.

"Nah, dia lagi ngevideoin, kan di sini sering kereta tuh, antara antara kereta yang mau ke Serpong sama yang ke Jakarta. Nah, dia lagi apa, ngevideoin kereta yang dari Jakarta, dari Sudimara-lah gitu," kata dia.

"Datanglah kereta yang dari arah Serpong. Diitu ama anak kecil itu udah dibilangin, 'Bang, ada kereta, ada kereta'. Dia udah nggak denger, keburu disamber," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Humas Universitas Pamulang, Muhyiddin Fanda, membenarkan MF merupakan mahasiswanya yang sedang mengerjakan tugas kuliah. MF saat ini duduk di semester 5 jurusan Ilmu Komunikasi.

"Semester 5, bukan tugas akhir tapi tugas kuliah biasa. Bukan (tugas akhir), tugas kelompok untuk salah satu mata kuliah," kata Muhyiddin.

Muhyiddin menyebut tugas yang sedang dikerjakan MF dan rekan-rekannya berupa video. Pihak kampus pun menyampaikan dukacita atas peristiwa yang menimpa MF.

"Almarhum memang sedang mengerjakan tugas produksi video untuk salah satu mata kuliah, yang dikerjakan secara berkelompok," ujarnya.

Sebelumnya, polisi mengatakan kecelakaan itu terjadi pada Kamis (8/10). Polisi menyita barang bukti berupa telepon genggam (HP) dan kamera digital yang diduga digunakan korban untuk membuat konten tugas kuliah.

"Menurut keterangan saksi, yang bersangkutan sedang membuat konten untuk kepentingan tugas kuliah, lalu pada saat berkegiatan tersebut korban tertemper kereta yang melintasi tempat korban dan saksi," kata Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq dalam keterangannya, Jumat (9/10/2026).

Setelah tertemper KRL, korban terseret sekitar 200 meter. Korban ditemukan tewas dengan posisi telentang di atas rel.

Korban kemudian dievakuasi oleh petugas. Polisi juga menyelidiki kasus ini dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi.

"Selanjutnya, sekira pukul 19.00 WIB, Piket Fungsi Polsek Ciputat Timur tiba di TKP dan melakukan olah TKP. Lalu menghubungi Identifikasi Polres Tangerang Selatan," jelasnya.

Lihat juga Video Sederet Fakta Wanita Loncat dari Peron Lalu Tertabrak KRL di Depok

(ial/aik)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini