Sisa 2 Tahun, SBY Diminta Batasi Kunjungan ke LN

Sisa 2 Tahun, SBY Diminta Batasi Kunjungan ke LN

- detikNews
Minggu, 23 Des 2007 17:50 WIB
Jakarta - Sisa waktu 2 tahun harus dimanfaatkan oleh Presiden SBY untuk bekerja lebih serius meningkatkan kesejahteraan rakyat. SBY diminta membatasi diri berkunjung ke luar negeri agar dapat menyelesaikan tugas dalam negeri dengan baik.

"Sisa waktu 2 tahun ini harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat. Karena itu, jangan sering-sering ke luar negerilah mulai sekarang," kata Ketua FKB DPR Effendi Choirie pada detikcom, Minggu (23/12/2007).

Menurut politisi yang akrab dipanggil Gus Choi ini, jika dalam 2 tahun ini SBY bisa meyakinkan masyarakat dengan kerja kerasnya, tiket untuk maju pada Pemilu 2009 tidak akan sulit. Sebaliknya, jika SBY lebih banyak ke luar negeri, rakyat akan merasa ditinggalkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau sedikit-sedikit ke luar negeri, rakyat akan bertanya apa yang diuntungkan dari kunjungan itu. Kalau tidak ada hasilnya, reputasi Presiden SBY dipertaruhkan," cetusnya.

Gus Choi berharap SBY dapat memanfaatkan sisa waktu pemerintahannya untuk lebih menyapa masyarakat desa. Karena saat ini masyarakat desalah yang paling menderita akibat kebijakan pemerintah yang belum sepenuhnya berpihak pada rakyat kecil.

"Daripada keliling ke luar negeri, lebih baik keliling ke desa-desa. Tanya itu masyarakat desa, apa yang sebaiknya dilakukan pemerintah. Ini lebih kongkret," tutupnya.

Pada awal tahun 2008, Presiden SBY berencana melakukan lawatan ke Iran. Lawatan ini dimaksudkan untuk mempererat hubungan bilateral dua negara. Selain itu juga untuk menjaga stabilitas timur tengah agar tidak bergolak lagi.

(yid/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads