Senapan Ini Dijuluki 'Gergaji Hitler', Kenapa?

Ulas Alutsista

Senapan Ini Dijuluki 'Gergaji Hitler', Kenapa?

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 11 Okt 2026 15:01 WIB
Ilustrasi senapan mesin yang dijuluki gergaji Hitler
Foto: Ilustrasi senapan mesin yang dijuluki gergaji Hitler (Woscidlo, Wilfried Via Wikimedia)
Jakarta -

Jerman pernah membuat senapan mesin MG 42 yang dijuluki 'gergaji Hitler'. Senapan ini bisa menembakkan hingga seribu peluru dalam hitungan menit.

Dilansir dari American Rifleman, MG42 memiliki kecepatan tembak rata-rata antara 1.100 hingga 1.350 peluru per menit, jauh melampaui senapan mesin Amerika Serikat saat itu.

Senjata ini dirancang untuk melakukan serangan cepat berondongan peluru. MG42 dirancang dengan tuas di samping bodi yang memungkinkan penembak mengganti laras dalam hitungan detik tanpa alat khusus.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

Berbeda dengan pendahulunya (MG34) yang membutuhkan banyak komponen pahatan mesin, MG42 diproduksi menggunakan teknik pengetokan pelat besi dan las titik. Metode ini menekan biaya pembuatan secara signifikan dan sangat ideal untuk produksi massal.

MG42 menghasilkan pendaran api oranye yang sangat kecil sehingga posisinya sangat sulit dideteksi musuh dari kejauhan dibanding senapan mesin Browning milik Amerika.

Pasukan Jerman menempatkan MG42 di titik-titik sempit untuk menciptakan tembakan silang (crossfire) dan tembakan mendatar menyapu tanah (grass cutting) pada ketinggian sekitar 1,5 hingga 2 kaki dari tanah.

Penembak dengan senjata ini dilatih untuk menembak dalam rentetan pendek berisi 5 hingga 8 peluru guna menjaga akurasi serta memperpanjang umur laras.

Gergaji Hitler

Meskipun dalam film-film AS senjata digambarkan hanya unggul dalam suara, namun MG42 terbukti sangat mematikan dan menewaskan atau melukai puluhan ribu tentara Sekutu. Karena suaranya yang begitu berisik itu, maka senjata ini kerap dijuluki sebagai gergaji Hitler oleh Sekutu.

Selain itu, senjata model ini juga sempat hendak diadaptasi. laporan pengamat militer AS merekomendasikan agar Angkatan Darat AS merancang senapan mesin baru berbasis desain MG42 yang memanfaatkan cetakan pelat besi dan sistem ganti laras cepat.

Kekaisaran Jepang sempat berupaya mendapatkan lisensi manufaktur MG42 pada tahun 1943, namun rencana ini tidak pernah terealisasi.

Halaman 2 dari 2
(rdp/imk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini