Berdasarkan pantauan detikcom, Minggu (23/12/2007), secara umum aktivitas masyarakat kota Padang berjalan normal meski sejak pagi kota terlihat lebih sepi dari hari-hari biasa.
Kepala Sekretariat Satkorlak PB Sumbar Ade Edward, ketika dihubungi detikcom, mengatakan, berdasarkan pantauan yang dilakukan pihaknya kondisi kota Padang umumnya berjalan normal. Menurutnya, tidak ada kepanikan yang melanda warga terkait isu gempa dan tsunami yang sempat menjadi pembicaraan hangat masyarakat sejak beberapa hari terakhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Ade, tidak hanya di kota Padang, aktivitas warga kabupaten/ kota di Sumbar lainnya yang terletak di pesisir pantai juga berjalan normal.
"Waspada itu penting karena kita memang hidup di daerah yang rawan bencana. Namun, kami imbau pada masyarakat agar tidak perlu khawatir secara berlebihan dan cerdas menyikapi isu-isu yang terkait dengan bencana," tandasnya.
Sementara, sejumlah warga yang ditemui detikcommenanggapi isu gempa dan tsunami tersebut secara beragam. Sebagian warga mengaku tidak terlalu khawatir dengan isu bencana yang beredar luas di tengah masyarakat. Namun, tidak sedikit pula yang mengaku takut dan memilih mencari lokasi yang dianggap aman untuk sementara.
"Kemarin saya sempat khawatir sekali sehingga menyuruh istri dan anak-anak saya pulang kampung. Habis, isu yang beredar macam-macam. Mereka saya suruh pulang kampung ke Lubuk Basung agar pikiran saya tenang meski sedang tidak bersama di rumah," ujar Anjang (49), warga kelurahan Parupuk Tabing.
(yon/nrl)











































