Demikian disampaikan Mansyur Pangeran, pelaksana fungsi Pensosbud KBRI Oslo merangkap Kuasa Usaha Ad-Interim yang bertindak sebagai khatib pada perayaan Idul Adha, 20-12-2007 di Wisma Duta KBRI Oslo.
Menurut Mansyur, yang utama adalah dengan keikhlasan dalam mempersembahkan sesuatu atas perintah Allah dan mendekatkan diri kepada-Nya, seperti esensi dari kisah besar yang dialami oleh Ibrahim dan Ismail alaihissalam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dengan ketakwaan yang tinggi ikhlas menjalankan perintah Allah, sehingga suri teladan mereka direalisasikan dalam ibadah haji dan ibadah kurban yang dilakukan oleh ummat Islam seluruh dunia sampai pada hari ini," papar Mansyur seperti dituturkan kepada detikcom, Sabtu (22/12/2007).
Selanjutnya Mansyur mengajak untuk bersyukur kepada Allah sambil berintrospeksi diri, sudah sejauh mana kewajiban-kewajiban terhadap Allah dan sesama manusia telah ditunaikan.
Selain kegiatan salat hari raya, KBRI Oslo sejak dua bulan lalu juga telah menyelenggarakan salat Jumat, meskipun jumlah pesertanya tidak mencapai 40 orang.
Untuk staf yang beragama lain juga didorong untuk menunaikan perintah agamanya. Ini sebagai kepedulian KBRI Oslo terhadap pengamalan sila pertama Pancasila, yang mulai kurang diperhatikan orang.
(es/es)











































