Seperti yang disampaikan Uskup Agung Anglikan Sidney Peter Jensen. Sekarang menurutnya adalah saat yang tepat untuk bertindak untuk mengatasi masalah perubahan iklim. Tapi semua hanya dapat dilakukan dengan bantuan Tuhan.
"Jika kita menggambarkan diri kita sebagai manusia yang merdeka dan tidak membutuhkan Tuhan, maka itu akan terbukti salah. Perubahan iklim contohnya. Benar sekali kita harus bertindak, tapi semua tindakan kita harus disertai doa kepada Tuhan yang mengatur alam dan menciptakan hujan dan petir," paparnya seperti dilansir ABC news, Minggu (23/12/2007).
Pesan lebih tegas disampaikan Uskup Monmouth, Wales, Dominic Walker. Menurutnya gereja harus mengambil peran utama dalam menekan pemerintah dalam menangani dampak perubahan iklim.
"Ajaran Kristiani tidak hanya untuk menyelamatkan jiwa seseorang, tapi juga menyelamatkan dunia," ucap Walker.
"Tantangan yang dihadapi bumi semakin besar dan sangat penting. Saya percaya, gereja harus mengambil peran utama dalam mendesak pemerintah untuk mengambil tindakan," paparnya.
"Sebagai gereja, tugas utama kami adalah menyampaikan pesan Tuhan. Tapi kami kami tidak dapat melakukan ketika mengetahui negara kaya di Barat yang terus merusak dunia. Kita harus bertindak cepat, tegas dan penuh pengorbanan," pungkas Walker.
(bal/bal)











































