Jamaah tersebut bernama Husin bin Pek asal Muara Dua, Pemulutan, Sumatera Selatan. Jamaah berusia 72 tahun tersebut tergabung pada kloter I Palembang.
Menurut keterangan petugas, Husin tercecer dari rombongan setelah mengikuti wukuf di Arafah Selasa malam. Mereka terus mencari Husin namun dia tidak melapor ke petugas. Dia baru melapor hari Sabtu (22/12) ke petugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Madinah, diantar oleh staf Kementerian Haji Arab Saudi dengan masih mengenakan
pakaian ihram. Tidak ada keterangan jelas, bagaimana Husin bisa sampai di Madinah.
"Mungkin karena dia bingung lalu ikut naik bus pengangkut jamaah, kurang jelas
bergabung dengan jamaah negara mana. Selanjutnya kami kurang mendapat keterangan
bagaimana dia bisa sampai di Madinah padahal jaraknya 450 kilometer lebih," kata Kadaker Madinah Ahmad Kartono.
Upaya mengorek keterangan dari Husin juga agak sulit karena kondisinya yang sudah
tua dan masih shock. Yang bisa dipastikan dari Husin, dia mengaku sudah wukuf namun. Namun saat ditanya apakah sudah melontar jumrah, Husin memberi jawaban meragukan.
Ahmad Kartono segera menghubungi Ketua Kloter I Palembang. Ketua Kloter mengatakan selama pelontaran Husin disudah diwakili atau dibadalkan. Karenanya petugas segera mengambil keputusan memotong rambut Husin untuk tahalul dan diberi pakaian untuk mengganti ihramnya.
Husin juga segera dibawa ke Makkah untuk dikumpulkan dengan rombongan karena Minggu besok Kloter I Palembang harus sudah sampai Jeddah. Selanjutnya hari Senin (24/12) pukul 08.15 WAS akan diterbangkan ke Tanah Air untuk pemulangan.
"Sabtu malam nanti Husin bin Pek akan sampai di Makkah untuk bersiap dipulangkan ke tanah air melalui Jeddah karena kloternya termasuk jamaah yang dipulangkan paling awal dari Arab Saudi," ujar Kartono.
(mbr/bal)










































