Pensosbud 9 KBRI Mendukung IE-CEE 2008

Laporan dari Beograd

Pensosbud 9 KBRI Mendukung IE-CEE 2008

- detikNews
Sabtu, 22 Des 2007 20:36 WIB
Pensosbud 9 KBRI Mendukung IE-CEE 2008
Beograd - Para pelaksana fungsi Pensosbud dari 9 KBRI di Eropa Tengah dan Timur memutuskan untuk mendukung Indonesian Expo in Central and East Europe (IE-CEE).

Demikian hasil pertemuan yang berlangsung di Beograd seperti dituturkan Korfungsi Pensosbud KBRI Praha Azis Wahyudi kepada detikcom petang ini, Sabtu 22/12/2007.

Pertemuan yang berlangsung pada 21-22/12/2007 itu dilaksanakan back to back dengan pertemuan para Duta Besar RI untuk negara-negara kawasan Eropa Tengah dan Timur (ETT) dalam rangka persiapan IE-CEE di Warsawa, 8-11 Mei 2008.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agenda utamanya adalah menyusun strategi bersama diplomasi kebudayaan di kawasan ETT.

Pertemuan antara lain menyepakati untuk mendukung kegiatan IE-CEE 2008, terutama dalam bidang pariwisata dan kebudayaan dengan kesiapan menerima rombongan kesenian yang akan dibawa oleh counterparts dari Indonesia untuk dipentaskan di negara-negara ETT setelah pementasan di Warsawa Mei 2008.

Untuk itu kegiatan IE-CEE akan dipublikasikan pada berbagai kesempatan di masing-masing negara seperti saat pameran pariwisata, seperti MITT di Moscow pada Maret 2008 dan Holiday World di Praha pada Februari 2008.

"Selain itu fungsi Pensosbud perwakilan-perwakilan di ETT telah berkoordinasi menyusun program bersama untuk tahun 2008," tambah Azis.

Dijelaskan bahwa program bersama itu dimaksudkan untuk mendatangkan dan memanfaatkan semaksimal mungkin tim seni dan budaya dari Indonesia untuk pementasan di negara-negara kawasan ETT. "Untuk itu masing-masing perwakilan akan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait di negara setempat," tandas diplomat muda kelahiran Magelang itu.

Lebih lanjut Azis mengatakan bahwa 'Pertemuan Beograd' juga telah mengidentifikasi beberapa kegiatan yang bisa disinergikan antarperwakilan sebagai rencana kerja Pensosbud tahun 2008.

Kegiatan itu antara lain Pekan Film Indonesia dan pameran foto, pameran kerajinan tangan, batik dan tekstil, familiarization trip, seni pertunjukan seperti foklor, teater, dan musik, serta Indonesian Gastronomy Fair (makanan khas Indonesia).

"Untuk menunjang kelancaran koordinasi, disepakati membangun networking antara lain melalui pembuatan mailing list bagi seluruh Pelaksana Fungsi Pensosbudpar di kawasan ETT," demikian Azis.
(es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads