Mengkhawatirkan, Asap Karhutla Selimuti Barito Selatan hingga Udara Menguning

Mengkhawatirkan, Asap Karhutla Selimuti Barito Selatan hingga Udara Menguning

Sigit Pamungkas - detikNews
Sabtu, 10 Okt 2026 12:37 WIB
Polisi membantu pemadaman karhutla di tengah pekatnya asap yang membuat langit Barito Selatan menguning. (dok Polres Barsel)
Polisi membantu pemadaman karhutla di tengah pekatnya asap yang membuat langit Barito Selatan menguning. (dok Polres Barsel)
Jakarta -

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, kian mengkhawatirkan. Tak cuma asap kebakaran menyelimuti kawasan Desa Madara, Kecamatan Dusun Selatan, tapi kondisi udara juga terlihat menguning.

Dilansir detikKalimantan, Sabtu (10/10/2026), kobaran api bahkan meluas hingga mendekati tepi jalan raya, sehingga upaya pemadaman terus dilakukan secara intensif. Polres Barsel bersama personel TNI, BPBD, KPHL, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan unsur terkait berjibaku memadamkan api.

Dalam penanganan tersebut, tim menggunakan cairan pemadam X-Fire untuk membantu mengatasi kebakaran yang sulit dikendalikan di lahan kering dan bergambut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemadaman dilakukan sejak Kamis (8/10) hingga Sabtu (10/10) hari ini. Meski penyemprotan dilakukan secara intensif, api sulit dipadamkan karena kondisi lahan yang sangat kering dan karakteristik tanah gambut yang padat. Kobaran api bahkan menjalar hingga mendekati jalan utama.

ADVERTISEMENT

Setelah beberapa jam melakukan pemadaman, tim berhasil mengendalikan api dan melanjutkan proses pendinginan. Namun kemunculan kembali titik panas membuat petugas harus terus memastikan tidak ada api yang tersisa.

Kapolres Barsel AKBP Eko Mardianto mengatakan, pengecekan ulang dilakukan untuk memastikan bara api di dalam lapisan gambut benar-benar padam. Sebab, api yang terlihat sudah padam di permukaan masih berpotensi menyala kembali dari dalam tanah.

"Dalam 2-3 hari ini upaya pemadaman karhutla terus dilakukan oleh tim pemadam kebakaran gabungan, baik dari Polres Barsel, TNI, BPBD, KPHL, MPA, dan rekan Dinkes serta lainnya di wilayah Desa Madara. Karena kekeringan dan gambut sehingga medan di lapangan sangat berat, hingga beberapa jam baru dapat dipadamkan semuanya," kata Eko, Sabtu (10/10/2026).

Baca selengkapnya di sini.

Tonton juga video "Suasana Sekolah-sekolah di Malaysia yang Ditutup Imbas Karhutla RI"

(eva/idh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini