Adam yang bekerja di Mayo Clinic, Arizona, rupanya tidak menyimpan sendiri hasil jepretan kameranya yang sensasional itu. Dia memamerkannya pada beberapa teman-temannya di klinik yang cukup popular tersebut.
Gara-gara sifat pamernya itulah foto penis bertato itu tercium media. Hansen yang sempat menjadi kepala bedah untuk klinik cabang Scottsdale itu mengaku melihat tato timbul bertuliskan 'Hot Rod' di penis pasiennya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sialnya, Hansen harus mengambil risiko dipecat dari pekerjaannya di klinik tersebut. Namun pihak klinik menolak memberi keterangan berkenaan dengan pemecatan dokter bedah itu.
"Saya tidak dapat memberikan pernyataan apa-apa terkait dengan masalah ini. Silakan Anda menilai sendiri sesuai dengan apa yang Anda liat," kata juru bicara Mayo Clinic, Lynn Closway, seperti diberitakan AFP, Sabtu (22/12/2007).
Masih simpang siur apakah Hansen mengundurkan diri atau diberhentikan sehubungan dengan tindakannya menodai nama baik klinik para dokter peraih Nobel ini.
(twi/ana)











































