Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono hingga Wakil Menteri KP Didit Herdiawan Ashaf di Hambalang, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Dalam pertemuan itu, Prabowo meminta laporan perkembangan pembangunan kampung nelayan merah putih (KNMP).
Pertemuan digelar di kediaman pribadi Prabowo di Hambalang, Jumat (9/10/2026). Dalam pertemuan itu, turut hadir Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Teddy Indra Wijaya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, hingga Kepala BP BUMN Dony Oskaria.
"Dalam pertemuan tersebut, Presiden meminta update perkembangan pembangunan 100 kampung nelayan yang tengah dipersiapkan pemerintah," tulis Setkab di akun media sosialnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hingga akhir tahun 2026, sebanyak 100 kampung nelayan ditargetkan siap beroperasi dengan berbagai fasilitas penunjang aktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan," tambahnya.
Fasilitas yang dibangun di kampung nelayan antara lain:
- Dermaga sebagai infrastruktur pendukung aktivitas nelayan
- Pabrik es untuk menjaga kualitas hasil tangkapan nelayan
- Fasilitas kulkas penyimpanan (cold storage)
- Pasar sebagai lokasi jual beli hasil tangkapan nelayan.
Pembangunan kampung nelayan disebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekosistem kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Pemerintah diketahui menargetkan pembangunan KNMP di 1.269 lokasi sepanjang 2026. Hingga saat ini, pembangunan fisik telah dimulai di 1.090 lokasi, sementara 179 lokasi lainnya masih berada dalam tahap pra-pembangunan dan proses kontrak.
Data tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam Rapat Koordinasi Terbatas Pembangunan dan Operasionalisasi KNMP serta Budidaya Ikan Darat Tematik di Jakarta, Selasa (15/9). Rakortas tersebut membahas percepatan pembangunan menuju target 5.000 KNMP hingga 2029.
Dari total lokasi yang sudah berjalan, 65 lokasi KNMP telah terbangun dan beroperasi. Sementara itu, pembangunan tahap kedua di 35 lokasi telah mencapai progres 85,6 persen per 2 September 2026.
Dari 35 lokasi tahap kedua tersebut, sembilan lokasi telah selesai 100 persen. Sisanya, 26 lokasi, ditargetkan rampung pada September 2026.
"Sekarang, di pemerintahan Presiden Prabowo, laut kita jadikan halaman depan. Karena itu, pembangunan sektor kelautan dan perikanan menjadi prioritas, termasuk pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih sampai 2029," ujar Zulhas dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9).
Simak juga Video 'Jokowi Akui Bertemu Prabowo di Kertanegara: Lebih Banyak Bicara soal Bola':
(rfs/azh)









































