Aksi digelar sekitar pukul 08.00 WIB, Sabtu (22/12/2007) di halaman pabrik yang dikenal sebagai pabrik pembuat roti , di Jl Adinegoro, Padang.
"Apakah pantas seorang pimpinan berkata anjing, babi, monyet serta kata-kata memalukan lainnya pada karyawan. Bukan hanya sekali dua kali, tapi selama bertahun-tahun kami sering dicaci hanya gara-gara sepele," ujar salah seorang karyawan yang minta namanya tidak disebutkan.
Selain berteriak minta pimpinan bermasalah itu dikeluarkan, ratusan karyawan yang sebagian besar perempuan itu juga minta pihak perusahaan transparan soal pembayaran gaji dan waktu lembur.
"Gaji kami sering dipotong tanpa pemberitahuan. Selain itu, jam kerja dan waktu lembur seringkali dibuat sesuka hati perusahaan," lanjutnya.
Para karyawan yang kesal hanya berteriak-teriak dan membacakan sejumlah spanduk yang mereka pasang di di dinding perusahaan.
Spanduk itu antara lain berbunyi 'Keluarkan Erni, Yanto dan pimpinan kasar lainnya dari Perusahaan serta kami tidak rela diperlakukan seperti binatang'.
Hingga berita ini diturunkan pukul 09.40 WIB, jajaran pimpinan pabrik roti terbesar di kota Padang itu belum satu pun yang keluar untuk menerima keluhan karyawan. (yon/ndr)











































