"Masih ditelusuri, kita cari siapa yang punya," kata Direktur Narkoba Polri Brigjen Pol Indradi Thanos saat berbincang dengan detikcom di Jakarta, Sabtu (22/12/2007).
Pemeriksaan polisi, ayah dan anak itu menolak mengakui kalau barang itu milik mereka. Hasil urine Ahmad Albar memang terbukti positif, tetapi bukan zat kokain yang dikandung. Sedang Fachri, hasil urinenya terbukti negatif.
"Kita imbau siapa yang tahu mereka memakai zat itu lapor kepada kita," sebut Indradi.
Meski jelas-jelas kokain itu ada di rumah rocker yang akrab disapa Iyek, namun penyidik mengaku tidak bisa memaksakan begitu saja kalau barang itu kepunyaan yang empunya rumah. "Ini tidak bisa dipaksakan, semuanya harus sesuai unsur hukum," imbuh Indradi.
Waktu terus berlalu, titik terang siapa pemilik barang yang biasa didatangkan dari Bolivia ini belum juga jelas. Tapi Indradi sedikit menebarkan rasa optimis. "Pokoknya terkait sama yang ada di situ, kita sudah tah bandarnya siapa," tandas Indradi yang juga penghobi olah raga golf ini. (ndr/)











































