Pramono Sebut El Nino Masih Berlangsung, Ingatkan Ancaman Kebakaran

Pramono Sebut El Nino Masih Berlangsung, Ingatkan Ancaman Kebakaran

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Jumat, 09 Okt 2026 10:21 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Belia/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui fenomena El Nino masih berlangsung hingga Oktober 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemprov DKI di tengah maraknya kejadian kebakaran di Jakarta beberapa waktu lalu.

Pramono mengatakan upaya pencegahan menjadi langkah utama yang harus dilakukan untuk mengantisipasi kebakaran maupun bencana lainnya. Dia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terus melakukan langkah preventif dan berkomunikasi secara terbuka dengan masyarakat.

"Jadi upaya preventif tetap menjadi yang utama. Maka Badan Penanggulangan Bencana Daerah kami persiapkan untuk secara transparan, terbuka, komunikatif dengan masyarakat. Preventifnya dilakukan," kata Pramono saat meninjau pembangunan jalan tembus Pulogadung-Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (9/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pramono mengungkapkan El Nino yang semula diperkirakan berlangsung hingga akhir September ternyata masih berlanjut hingga Oktober. Dia mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian dalam upaya pencegahan bencana di Ibu Kota.

ADVERTISEMENT

"Harus diakui dengan jujur bahwa El Nino yang berlangsung begitu lama, yang dulu diperkirakan sampai dengan akhir September, sekarang sudah Oktober," ujarnya.

Selain pencegahan, Pramono menyebut Pemprov DKI juga terus berupaya melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) jika kondisi memungkinkan. Namun dia mengakui pelaksanaan OMC tidak selalu berhasil.

"Kalau ada kesempatan selalu melakukan OMC (operasi modifikasi cuaca), walaupun sering kali juga tidak berhasil. Tetapi saya tetap memerintahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah untuk melakukan OMC selama ada ruang, selama ada awan untuk itu," jelasnya.

Pramono pun mengatakan dirinya terus memantau kejadian kebakaran yang terjadi di Jakarta, termasuk kebakaran yang terjadi pada Kamis malam (8/10). Menurutnya, upaya pencegahan perlu dilakukan sejak awal karena api yang telanjur membesar akan menyulitkan proses pemadaman.

"Tadi malam kan ada kebakaran, saya juga mengikuti terus apa yang terjadi di Jakarta dalam hal yang berkaitan dengan kebakaran. Tindakan preventif menjadi hal yang utama. Sebab, kalau sudah seperti semalam, apinya membesar, tentunya pemadamannya menjadi lebih sulit," tuturnya.

Pramono pun mengimbau masyarakat ikut membantu pemerintah mencegah kebakaran. Warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan serta memastikan instalasi listrik di rumah maupun bangunan dalam kondisi aman untuk menghindari korsleting.

"Jangan buang puntung rokok sembarangan, penataan listriknya jangan sampai juga korsleting, dan sebagainya. Karena ini tindakan preventif harus kita jaga bersama-sama," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2
(bel/maa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini