Sekitar 200 pendukung Sayang berdatangan ke rumah Kalla yang juga wapres di Jl Haji Bau, Makassar, Sulsel, Jumat (21/12/2007), dengan sebagian besar menggunakan sepeda motor. Para pengunjuk rasa dihadang oleh puluhan aparat kepolisian yang berjaga di depan rumah Kalla.
"Keputusan MA yang mengabulkan penghitungan ulang di empat kabupaten di Sulsel. penuh dengan intervensi. Proses hukum sudah tidak murni lagi. Keputusan seperti itu baru pertama kalinya di Indonesia, dan tidak berlandaskan aturan hukum," ujar salah seorang pengunjuk rasa saat berorasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah itu, massa menuju ke kantor KPUD Sulsel, Jl Andi Pettarani. Mereka memberi dukungan ke KPID Sulsel, dan meminta proses sebelumnya tetap dijalankan. Dari KPUD Sulsel mereka lalu menuju rumah Kalla.
KPUD Sulsel pada November lalu menetapkan pasangan urut nomor 3 Syahrul Yasin Limpo - Agus Arifin Nu'mang sebagai pemenang Pilkada Sulsel. Pasangan yang biasa disingkat 'Sayang' ini memperoleh suara 1.432.572.
Sementara pasangan Amin Syam-Mansyur Ramli yang didukung Partai Golkar menempati posisi kedua dengan perolehan suara 1.404.910. Kubu pasangan yang biasa disingkat 'Asmara' ini tidak menerima kekalahan karena menganggap ada penggelembungan suara. Mereka pun mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung. Namun Mahkamah Agung memutuskan pemilihan diulang di empat kabupaten. (gun/sss)











































