"Ada tugas khusus yang diberikan kepada saya. Beliau meminta analisis saya atas beberapa hal permasalahan hukum. Tapi saya nggak bisa bilang sekaranglah," kata Yusril saat dihubungi wartawan melalui telepon, Jumat (21/12/2007).
Sekitar pukul 14.30 WIB, mobil Volvo tipe S 90 warna hitam bernopol B 2025 BS membawa Yusril keluar dari gerbang kompleks Puri Cikeas. Sekitar 10 wartawan sempat mendekati mobil itu untuk mendapat konfirmasi langsung dari Yusril. Namun kendaraan itu hanya melambat sejenak lalu melaju.
Pada wawancara melalui telepon, wartawan kembali menyinggung apakah pertemuan itu juga membahas tawaran SBY agar Yusril menempati pos duta besar, seperti halnya yang ditawarkan pada mantan menteri lainnya.
Pakar hukum tata negara itu pun menegaskan kembali jawaban yang pernah disampaikan usai reshuffle dahulu. "Saya tidak ada bakat," ujarnya singkat.
Suami Rika Talentino Kato ini juga membantah pertemuan hari ini yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB merupakan pertemuan pertama dengan SBY pascareshuffle kabinet. Yusril menjelaskan, dia sudah beberapa kali bertemu SBY.
"Sepuluh hari lalu saya juga ketemu beliau. Sering kok kita ketemu," ujarnya.
(fiq/sss)











































