Protes Disebut Mangkir Panggilan KPK, Priyo Siap Diperiksa

Protes Disebut Mangkir Panggilan KPK, Priyo Siap Diperiksa

- detikNews
Kamis, 20 Des 2007 13:52 WIB
Jakarta - Dua kali Priyo Budi Santoso mangkir dari panggilan KPK. Namun Ketua Fraksi Golkar tersebut protes keras. Dia siap diperiksa segera, bahkan sebelum tahun baru.

Priyo dipanggil KPK berkenaan dengan kasus dugaan korupsi di Bapeten. Dua kali dipanggil, dua kali pula Priyo tidak menampakkan diri di kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

"KPK itu adalah lembaga yang patut dan harus kita hormati. Saya, sebagai yang dulu menjadi salah satu inspirator untuk bikin Undang-Undang itu, paham mengenai itu," kata Priyo ditemui wartawan usai penyerahan hewan kurban oleh DPP Partai Golkar di kantor partai tersebut di Jl Anggrek Neli, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (20/12/2007)
 
"Jadi posisi saya adalah menghormat KPK. Yang menjadi sekarang saya protes itu adalah kenapa kemudian dikesankan saya menghindar. Nggak ada menghindar," tegasnya lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kesan bahwa Priyo memanfaatkan pergantian tampuk Ketua KPK dari Ruki ke Antasari dibantahnya. Dia mengaku baru pertama kali menerima panggilan melalui stafnya, bukan langsung pada dirinya.

"Ketika surat pertama kali datang itu saya dapat kabar dari staf saya. Diberi tahu ada surat KPK tapi mereka nggak berani membuka. Dan itu saya dapatkan berita itu ketika saya baru saja sampai di Portugal. Ada tugas kunjungan ke sana," terangnya.
 
Menurut Priyo, dia sempat mencoba menghubungi Ruki via telepon, namun tidak bisa. Lalu dia menghubungi mantan Wakil Ketua KPK Erry Riyana Hardjapamengkas.
 
"Dari komunikasi itu saya minta saran apakah pulang sekarang atau bagaimana. Disarankan sebaiknya Dinda nanti datang saja pada tanggal... Beliau menyebut 2 atau 3 Januari," kata Priyo mencoba mengingat-ingat.
 
"Nah saya juga akhirnya lega. Oke, kalau begitu saya mau datang pada saat itu. Meski pun sebenarnya kalau diizinkan oleh KPK tanggal 21 atau 22 atau 23 Desember, saya siap ke sana. Dan bahkan kalau diizinkan saya lebih senang," cetusnya.

Mengenai keterlibatannya dalam kasus Bapeten, Priyo mengaku dirinya bersih.

"Karena pada peristiwa itu saya dipindah tugaskan ke komisi II. Tapi biar lah nanti saya jelaskan di KPK," janjinya. (ana/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads