Persoalan Lahan Selesai, Pramono Ungkap PSEL Bantargebang Segera Dibangun

Persoalan Lahan Selesai, Pramono Ungkap PSEL Bantargebang Segera Dibangun

Brigitta Belia Permata Sari - detikNews
Rabu, 07 Okt 2026 17:19 WIB
Penerapan sistem controlled landfill di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, membawa perubahan besar dalam aktivitas pemilahan sampah.
Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat (Gilang Faturahman/detikFoto)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap perkembangan pembangunan pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Bantargebang. Dia menargetkan proyek tersebut mulai dibangun sebelum akhir 2026.

Pramono mengatakan pembangunan PSEL Bantargebang sebelumnya menghadapi kendala, salah satunya terkait penyediaan lahan. Namun dia mengatakan persoalan tersebut kini telah menemukan jalan keluar.

"Karena peraturan yang baru dan di Jakarta ini kan untuk penyediaan tanah relatif menjadi problem, tapi akhirnya kemarin sudah ada jalan keluar," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (7/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Pramono, PSEL Bantargebang diharapkan dapat masuk dalam batch 3 sehingga pembangunan bisa segera dimulai sebelum penghujung tahun ini.

"Termasuk yang di Bantargebang segera akan diselesaikan dan mudah-mudahan termasuk dalam batch 3 yang dalam waktu sebelum akhir tahun ini untuk bisa dibangun," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Pramono mengatakan Pemprov DKI terus mendorong penguatan ekosistem pengelolaan sampah di Jakarta. Selain PSEL, sejumlah skema pengolahan sampah juga tengah didorong.

Dia menyebutkan pengelolaan sampah dilakukan melalui berbagai pendekatan, mulai pembangkit listrik tenaga sampah hingga refuse-derived fuel (RDF) dan TPS 3R.

"Karena Jakarta, kami mendorong agar neraca sampah di Jakarta, baik yang nanti untuk pembangkit listrik tenaga sampah, apakah untuk RDF Rorotan, RDF Bantargebang, TPS 3R yang sekarang ini semakin semarak kita dorong," jelasnya.

Pramono juga menyinggung penanganan sampah di sungai-sungai Jakarta. Menurut dia, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pengelolaan sampah yang lebih baik di Jakarta.

"Ini akan membuat iklim ekosistem sampah setelah Ingub Nomor 5 Tahun 2026 kita keluarkan, mudah-mudahan pengaturan sampah di Jakarta semakin baik," tuturnya.

Pramono sebelumnya mengatakan Jakarta memiliki dua proyek PSEL yang menjadi perhatian, yakni di Bantargebang dan Tanjungan. Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi persoalan sampah sekaligus mengolah sampah menjadi sumber energi.

Simak juga Video 'PSEL Bekasi Sulap Gunung Sampah Jadi Listrik, Warga Siap Pilah dari Dapur?':

(bel/eva)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini