Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) menyiapkan Program Jabar Sakola (PJS) untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah. Program tersebut menyediakan empat skema bantuan bagi siswa jenjang SMA, SMK, dan SLB yang tengah menempuh pendidikan.
Keempat skema tersebut yakni PJS Personal, PJS Operasional, PJS Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK), dan PJS Mitra Industri. Masing-masing skema ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan siswa sesuai dengan kondisi dan kriteria penerima bantuan.
Kepala UPTD Tikomdik Disdik Jabar, Mohammad Ibrahim menyampaikan Program Jabar Sakola merupakan transformasi dari program beasiswa pendidikan sebelumnya. Untuk memastikan bantuan ini benar-benar tepat sasaran, Disdik Jabar telah memadankan data penerima secara presisi dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar tidak terjadi duplikasi dengan bantuan dari pemerintah pusat seperti PIP atau PKH.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harapan kami, melalui kesempatan ini kita semua dapat memahami dan melaksanakan program kebijakan Gubernur ini dengan sebaik-baiknya. Sehingga, bantuan pendidikan benar-benar dirasakan oleh siswa yang membutuhkan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (7/10/2026).
Program Jabar Sakola disosialisasikan di Aula Dewi Sartika, Kantor Disdik Jabar, Kota Bandung, Kamis (1/10). Kegiatan tersebut dihadiri seluruh bidang di lingkungan Disdik Jabar serta perwakilan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah I-XIII.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bidang PSMA Disdik Jabar, Ai Nurhasan menegaskan komitmen Disdik Jabar dalam menjaga ketepatan sasaran dari program ini. Ia menginstruksikan seluruh jajaran di 13 KCD untuk bekerja keras melakukan verifikasi faktual di lapangan.
"Rekan-rekan di cabang dinas akan turun langsung memverifikasi data. Ini untuk memastikan bahwa program bantuan tersebut disalurkan secara tepat kepada warga Jawa Barat yang benar-benar berhak menerimanya," tegasnya.
Berikut empat skema bantuan yang disiapkan melalui Program Jabar Sakola:
1. PJS Personal
Bantuan pendanaan ini ditujukan bagi siswa dari keluarga rentan (Desil 1) yang tidak menerima PKH/PIP. Bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan personal siswa guna mencegah risiko putus sekolah, seperti pembelian seragam, buku hingga ongkos transportasi harian.
2. PJS Operasional
Bantuan ini berupa keringanan pembayaran SPP per tahun bagi siswa kelas 11 dan 12 di sekolah swasta yang masuk dalam kategori rentan (Desil 1 dan 2). Khusus untuk jenjang SLB swasta, seluruh siswa akan mendapatkan fasilitas bantuan ini tanpa melihat kriteria desil ekonomi.
3. PJS Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK)
Bantuan pembiayaan ini mencakup pemenuhan Dana Sumbangan Pendidikan (DSP) serta subsidi SPP bulanan. Program ditujukan bagi siswa yang bersekolah di SMA/SMK swasta yang telah menjalin kerja sama (MoU) dengan Pemprov Jabar sejak masa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
4. PJS Mitra Industri
Program ini merupakan beasiswa pendidikan penuh yang memberikan kesempatan bagi siswa terpilih untuk bersekolah di kawasan SMK Mitra Industri di Bekasi. Siswa akan dibiayai penuh selama tiga tahun hingga lulus dan disiapkan agar siap diserap oleh dunia kerja.
Melalui Program Jabar Sakola, Pemprov Jabar berharap tidak ada lagi anak yang terpaksa putus sekolah karena kendala biaya. Program tersebut sekaligus diharapkan dapat mewujudkan pemerataan pendidikan demi terciptanya generasi Jabar istimewa.
Lihat juga Video: di Balik Mimpi Indonesia Emas, Ada 2,9 Juta Anak yang Gak Bisa Sekolah










































