Sekitar pukul 09.30 WIB, 20 penjagal hewan kurban mulai beraksi. Satu per satu sapi dan kambing tersebut disembelih. Jeritan pilu dari mbeek dan Mmooww terdengar. Warga di sekitar kantor DPP PDIP pun mulai berdatangan menyaksikan pemotongan hewan kurban.
Namun rupanya warga harus lebih bersabar. Daging kurban tidak bisa dibagikan saat itu pula. "Sabar ya bapak-bapak ibu-ibu... Dagingnya baru dibagikan nanti habis dzuhur," kata salah seorang penjagal kepada warga.
Warga pun membubarkan diri dari arena pemotongan korban. Sebagian dari mereka ada yang tetap tinggal di kantor DPP PDIP dengan duduk-duduk di pelataran, ada juga yang pulang ke rumahnya.
"Ya, nanti habis dzuhur balik lagi," kata Pak Budi yang tinggal tak jauh dari kantor DPP. (ana/sss)











































