Pria di Labura Sumut Tewas Diduga Dibunuh Pacar Sesama Jenis

Pria di Labura Sumut Tewas Diduga Dibunuh Pacar Sesama Jenis

Mhd Ilham Pradilla - detikNews
Rabu, 07 Okt 2026 07:56 WIB
Pria di Labura Sumut Tewas Diduga Dibunuh Pacar Sesama Jenis
Ilustrasi pembunuhan. (Getty Images/ilbusca)
Jakarta -

Pria berinisial HD (49) ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusukan di Dusun Sei Rebut II, Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir, Labuhanbatu Utara (Labura). Korban diduga dibunuh oleh kekasih sesama jenisnya.

"Ada dugaan hubungan spesial sejenis antara korban dan pelaku," kata Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Aswin Irwan, dilansir detikSumut, Rabu (7/10/2026).

Keduanya kemudian terlibat perselisihan hingga salah satunya merasa sakit hati. Polisi mengatakan pelaku jengkel terhadap korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelaku merasa sakit hati atau jengkel terhadap korban," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Setelah itu, korban mengajak pelaku berhubungan badan sesama jenis dengan menawarkan sejumlah uang. Namun, ajakan tersebut ditolak oleh pelaku.

"Korban mengajak pelaku untuk berhubungan badan sejenis dan menawarkan uang sekitar Rp 300 ribu," ujarnya.

Menurut Aswin, pelaku masih merasa sakit hati terhadap korban. Penolakan tersebut kemudian berujung pada aksi pembunuhan yang telah direncanakan.

"Namun, pelaku menolak hingga terjadi pembunuhan," pungkasnya.

Adapun dari hasil penyelidikan, polisi mengantongi identitas dua terduga pelaku, yakni YA (22) dan EP (16). Keduanya ditangkap pada Selasa (29/9) di lokasi berbeda di Kabupaten Labuhanbatu Utara.

"Tim berhasil mengamankan YA di kawasan Tangkahan Indra, Tanjung Leidong, saat diduga hendak melarikan diri. EP kemudian berhasil diamankan bersama masyarakat di wilayah Sei Rebut, Kecamatan Kualuh Hilir," jelasnya.

Baca selengkapnya di sini.

Tonton juga video "Kalah Judol, Pelajar SMK di Pasuruan Dibunuh dan Motornya Digadaikan"

(dwr/yld)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini