TNI AD Bantah Wakil Bupati Bojonegoro Masih Militer Aktif

TNI AD Bantah Wakil Bupati Bojonegoro Masih Militer Aktif

- detikNews
Rabu, 19 Des 2007 17:01 WIB
Bandung - TNI AD menegaskan anggota TNI yang menjadi kepala daerah untuk mundur. Mereka membantah ada anggotanya yang ikut Pilkada Bojonegoro tanpa mengundurkan diri.

Pernyataan ini menyusul terpilihnya Letkol Setyo Hartono sebagai Wakil Bupati Bojonegoro, Jawa Timur. Setyo dikabarkan belum mengundurkan diri dan hanya minta izin ke Dephan.

"Terkait dengan masalah anggota TNI yang terpilih menjadi Wakil Bupati tentunya harus mengundurkan diri," kata Wakil KSAD Letjen TNI Cornel Simbolon usai HUT ke-62 TNI AD di Pusat Pendidikan Infanteri AD, Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat, Rabu (19/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Cornel, dalam konteks Pilkada Bojonegoro, mekanisme pengunduran diri ini sudah berjalan. "Artinya, sebelum dia mengajukan sebagai kepala daerah itu sudah ada surat pengunduran diri. Jadi tidak benar, kalau ada anggota TNI yang masuk partai belum mundur," ujarnya.

Lanjut Cornel, bila ada prajuritnya yang punya niat jadi kepala daerah, sudah melapor sebelumnya. Netralitas TNI tidak boleh tertarik pada suatu golongan atau kelompok tertentu. TNI wajib menempatkan dirinya sebagai alat negara.

"Silahkan kepada partai untuk menyampaikan aspirasinya, tetapi kita tetap menjaga kelangsungan pada pemilihan itu sendiri, seperti jalur netral," tandasnya.

Ketika disinggung dirinya juga diisukan diusung PDIP sebagai bakal calon Wakil Gubernur Sumatera Utara, Cornel enggan mengomentarinya. "Nggak ada tuh, ngaco itu, nggak ada itu," elaknya.
(zal/fay)


Berita Terkait