Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari Motor

Koordinator BEM UI Diserang OTK di Jaksel, Ditendang lalu Nyungsruk dari Motor

Devi Puspitasari - detikNews
Senin, 05 Okt 2026 23:53 WIB
Poster
Foto: Edi Wahyono
Jakarta -

Koordinator Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bernama Hafidz Hernanda diduga dianiaya orang tak dikenal (OTK) hingga terjatuh dari motor di Tebet, Jakarta Selatab (Jaksel). Pihak memberikan pendampingan terhadap Hafidz.

Dari unggahanyang beredar, Hafidz diduga diserang OTK pada Minggu (4/10/2026). Korban yang saat itu sedang mengendarai motor ditendang hingga terjatuh. Setelahnya, korban juga mengalami penganiayaan.

Direktur Hubungan Masyarakat Media Pemerintah dan Internasional Erwin Panigoro membenarkan peristiwa itu. Kampus langsung berkomunikasi dengan pihak keluarga dan pengurus BEM UI untuk memastikan kondisi serta kebutuhan yang diperlukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"UI prihatin atas peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan terhadap siapapun tidak dapat dibenarkan, termasuk terhadap mahasiswa UI," ujar Erwin dalam keterangannya, Senin (5/10).

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan, saat ini prioritas utama adalah memastikan keselamatan, penanganan, dan pemulihan korban. Sebagai bentuk tanggung jawab institusi, UI memberikan pendampingan terhadap korban.

"Pertama, pendampingan pengobatan hingga proses pemulihan. Kedua, pendampingan dalam proses pelaporan dan penanganan perkara kepada kepolisian. Ketiga, pendampingan konsultasi hukum untuk memastikan hak-hak mahasiswa terlindungi selama proses berlangsung," jelasnya.

Kampus menyerahkan penyelidikan kasus ini kepada pihak kepolisian dan akan terus mengawal prosesnya. Kampus berharap proses berjalan profesional dan tuntas sehingga fakta peristiwa dapat terungkap.

"UI berkomitmen menjaga rasa aman seluruh sivitas akademika dalam menjalankan kegiatan akademik maupun kemahasiswaan, termasuk dalam menyampaikan pendapat," tutupnya.

(dvp/wnv)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini