"Itu tergantung bagaimana lingkungan dan pendidikannya. Dalam 5 tahun orang kan bisa berubah," kata dosen Psikologi UI Wilman Dahlan, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (19/12/2007).
Hal senada disampaikan Deputi Sundaman Polri Irjen Pol Bambang Hadiono. "Anggota berbuat menyimpang tidak bisa dikaitkan dengan tes psikologi, tapi bisa saja ada masalah keluarga dan ekonomi," jelas Bambang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wilman Dahlan menambhakan, rangkaian soal tes psikologi yang disusunnya untuk mencari tipikal polisi yang supel, mau menolong orang lain, percaya diri, ramah, dan bisa bergaul.
"Intinya kepribadian yang cocok untuk pekerjaan polisi," tambah Wilman.
Dan untuk tes psikologi para calon bintara polisi, disiapkan 100 soal untuk diselesaikan.
"Ini akan menyaring 20 persen bintara yang masuk," timpal Bambang Hadiono.
(ndr/nrl)











































