Lolos Tes Psikologi Tak Jamin Dapat Polisi Baik

Lolos Tes Psikologi Tak Jamin Dapat Polisi Baik

- detikNews
Rabu, 19 Des 2007 14:06 WIB
Jakarta - Sama dengan penerimaan pegawai instansi dan perusahaan lainnya, Polri menggelar tes psikologi. Dengan rangkaian soal tertentu diharapkan tersaring polisi yang mempunyai kualifikasi yang baik. Tapi seringkali polisi yang didapat tidak sesuai harapan.

"Itu tergantung bagaimana lingkungan dan pendidikannya. Dalam 5 tahun orang kan bisa berubah," kata dosen Psikologi UI Wilman Dahlan, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Rabu (19/12/2007).

Hal senada disampaikan Deputi Sundaman Polri Irjen Pol Bambang Hadiono. "Anggota berbuat menyimpang tidak bisa dikaitkan dengan tes psikologi, tapi bisa saja ada masalah keluarga dan ekonomi," jelas Bambang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun Bambang mengaku tes memantau kejiwaan personel tetap dilakukan. "Setiap 6 bulan sekali dilakukan. Juga pengawasan oleh pimpinan seperti Kapolsek dan Kapolres," tambahnya.

Wilman Dahlan menambhakan, rangkaian soal tes psikologi yang disusunnya untuk mencari tipikal polisi yang supel, mau menolong orang lain, percaya diri, ramah, dan bisa bergaul.

"Intinya kepribadian yang cocok untuk pekerjaan polisi," tambah Wilman.

Dan untuk tes psikologi para calon bintara polisi, disiapkan 100 soal untuk diselesaikan.

"Ini akan menyaring 20 persen bintara yang masuk," timpal Bambang Hadiono.

(ndr/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads