Kelompok mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, telah membubarkan diri. Arus lalu lintas (lalin) di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat (Jakpus), terpantau ramai lancar.
Pantauan detikcom Senin (5/10/2026), di depan gedung MPR/DPR, mahasiswa selesai melakukan aksi sekitar pukul 16.45 WIB. Massa aksi kemudian langsung berangsur meninggalkan lokasi.
Para mahasiswa membubarkan diri menggunakan sepeda motor hingga bus. Petugas kepolisian yang telah berjaga tampak turut mengawal hingga bubaran aksi tersebut selesai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung terlihat menyapa para mahasiswa yang akan membubarkan diri. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa karena telah melakukan aksi dengan tertib.
"Terima kasih ya, hati-hati di jalan," kata Reynold sambil melambaikan tangan.
Mahasiswa yang demo di depan Gedung DPR RI bubar. (Rumondang/detikcom) |
Setelah massa aksi bubar, berbagai sampah bekas makanan sempat terlihat berserakan di lokasi. Tak lama berselang, sejumlah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) tiba di lokasi membawa sapu dan langsung membersihkan area depan gerbang gedung DPR.
Kini, sudah tidak ada lagi aktivitas massa di depan gedung DPR RI. Seluruh sampah yang berserakan juga telah bersih diangkut oleh petugas PPSU.
Sebelumnya, kelompok mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPR RI sejak siang hari. Massa menuntut realisasi pendidikan gratis serta pengesahan RUU Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).
Massa aksi berasal dari dua kelompok, yakni Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) dan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI).
Kedua aliansi tersebut menggelar aksi secara terpisah. Massa LMND tiba lebih awal sekitar pukul 14.00 WIB dengan membawa mobil komando, bendera organisasi, spanduk, umbul-umbul, hingga poster tuntutan, lalu menyampaikan orasi secara bergantian.
Massa BEM SI kemudian datang setelahnya dan turut menggelar orasi bergantian. Koordinator Wilayah BEM SI Jabodetabek, Adelia, menegaskan pihaknya akan terus mengawal isu pemenuhan hak pendidikan bagi masyarakat.
"Karena pada hari ini kita melihat janji Bapak Prabowo Subianto untuk menggratiskan pendidikan dari TK sampai Perguruan Tinggi, ini merupakan janji yang begitu besar. Sehingga kita dari mahasiswa ataupun Badan Eksekutif Mahasiswa aliansi BEM SI akan terus mengawal isu ini sampai itu disahkan," kata Koordinator Wilayah BEM SI Jabodetabek, Adelia, di lokasi.
(ond/wnv)










































