KSAD Minta Prajurit TNI AD Tidak Terlibat Politik Praktis

KSAD Minta Prajurit TNI AD Tidak Terlibat Politik Praktis

- detikNews
Rabu, 19 Des 2007 12:19 WIB
Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Djoko Santoso meminta agar prajurit TNI AD bersikap netral dan tidak terlibat dalam praktek politik praktis. Prajurit TNI AD tidak boleh menjadi alat golongan kelompok tertentu.

"TNI AD dan TNI pada umumnya harus berdiri sebagai kekuatan moral. Netralitas juga harus dijunjung tinggi dan menghindari upaya politik praktis," demikian amanat KSAD yang dibacakan Wakil KSAD Letjen TNI Cornel Simbolon.

Pidato ini disampaikan dalam Hari Juang Kartika (TNI AD) ke 62 di lapangan pusat pendidikan Infanteri, Cipatat, Padalarang, Bandung Barat, Rabu (19/12/2007). KSAD berhalangan hadir karena menunaikan ibadah haji.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

KSAD menuturkan, prajurit TNI AD sudah cukup tugasnya dalam mempertahankan keutuhan negara. Untuk itu perlu kerjasama dengan semua golongan dan institusi di luar TNI.

"Tentara tidak boleh menjadi golongan atau kelompok tertentu. Kita harus patuh pada pimpinan," tandasnya.

KSAD menegaskan, TNI saat ini juga melanjutkan reformasi internal yang sudah berjalan selama hampir 9 tahun. Sesuai dengan amanat UU TNI. Pada tahun 2008, TNI akan melaporkan perkembangan hasil dari reformasi internal tersebut.

"Kita juga akan terus melakukan evaluasi terhadap peran dan tugas yang sudah dilakukan maupun yang belum," ujarnya.

Naik Kendaraan Tempur

Dalam peringatan HUT TNI AD ini, beberapa pagelaran dipertunjukkan. Termasuk parade defile atau konvoi. Warga yang menonton pun diperbolehkan menaiki kendaraan tempur TNI AD .

Tidak banyak tokoh yang hadir dalam kegiatan ini kecuali mantan Mendagri Hari Sabarno dan sejumlah pimpinan TNI AD dan Mabes TNI.

Upacara juga dilakukan sekitar 3.000 personel TNI AD gabungan. Acara dimeriahkan dengan aksi demonstrasi kemampuan prajurit TNI AD seperti bela diri, taktik penyerbuan, dan terjun bebas (freefall).

Dalam upacara ini diberikan penyematan penghargaan kepada prajurit TNI AD yakni Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Djoko Susilo Utomo berupa Bintang Kartika Eka Paksi Utama.

Kemudian tiga prajurit lainnya masing-masing mendapatkan Bintang Kartika Eka Paksi Nararaya. (ziz/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini