Tangan Abu Dujana Diborgol di Depan 2 Putranya

Tangan Abu Dujana Diborgol di Depan 2 Putranya

- detikNews
Rabu, 19 Des 2007 11:49 WIB
Jakarta - Terdakwa terorisme Abu Dujana mendapat kesempatan bertemu dua putranya. Pertemuan hanya berlangsung singkat. Gerak Dujana juga terbatas karena petugas langsung memborgol tangannya begitu dia keluar ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta, Rabu (19/12/2007).

Padahal di luar sidang kedua anak  Dujana yang ditemani pamannya sudah menunggu sang ayah. Petugas akhirnya hanya memborgol satu tangan Dujana.

Meski begitu, pertemuan singkat tersebut tidak mengurangi kegembiraan di wajah Dujana dan kedua anaknya yang mengenakan baju koko warna coklat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mereka secara bergantian menyalami tangan ayahnya. Dujana pun sempat mengecup kening anak sulungnya yang berusia sekitar 7 tahun, namun tidak berdaya memeluknya.

Tapi Dujana berhasil meraih putra keduanya yang berusia sekitar 5 tahun ke dalam gendongannya. "Apa kabar ini?" tanya Dujana kepada keduanya.

Dua putra Dujana hanya tersenyum. Beberapa menit kemudian Abu dibawa ke mobil Mitsubishi Kuda bernopol B 1742 JR yang sudah menantinya. Sang ayah dan anak berpisah dalam iringan senyum masing-masing.

Dalam sidang, pengacara Dujana, Asludin, membacakan eksepsi kliennya. Dia mempertanyakan kewenangan PN Jaksel menangani perkara  Dujana. Sebab tempat kejadian perkara terorisme yang dilakukan Dujana terjadi di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Surat dakwaan JPU juga dinilai tidak cermat. Dujana didakwa memberikan bantuan berupa uang kepada pelaku terorisme yakni ikhwan-ikhwan di Poso, tapi tidak jelas ikhwan yang dimaksud JPU.

"Karena itu dakwaan harus batal demi hukum," kata Asludin di depan hakim ketua Wahjono.

Dakwaan JPU juga menyebutkan Dujana bertemu gembong teroris Noordin M Top di Bandung, Jawa Barat. Namun daerah itu tidak dimasukkan JPU sebagai tempat kejadian pekara terorisme.

(umi/nrl)


Berita Terkait