Pada 1967, India pernah diguncang gempa yang dipicu oleh tindakan manusia. Gempa ini dipicu oleh pengisian bendungan Koyna di Satara, Maharashtra, India.
Dikutip dari laman Press Information Bureau (PIB), Government of India, gempa Koyna merupakan contoh paling menonjol dari fenomena reservoir triggered seismicity (RTS). RTS adalah gempa bumi yang dipicu oleh pengisian waduk.
Peristiwa ini terjadi beberapa tahun setelah penuangan/pengisian Waduk Sivaji Sagar. Gempa ini terjadi pada Desember 1967 dengan kekuatan M 6,3, dan tercatat sebagai gempa bumi terbesar yang dipicu oleh waduk yang pernah terjadi di dunia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gempa-gempa kecil dan mikro terus terjadi di wilayah tersebut secara berkelanjutan sejak saat itu. Namun kekuatan M 6,3 ini tercatat pada 10 Desember 1967.
Sebagian besar episentrum berada pada kedalaman dangkal (di bawah ~7 km) serta terisolasi dari gaya tektonik utama.
Sedangkan menurut catatan U.S. Geological Survey, gempa tersebut menyebabkan sekitar 200 orang tewas dan 1.500 orang terluka
Gempa ini juga menyebabkan kerusakan parah, di kota di sekitarnya dan pada bendungan itu sendiri. Dengan dampak tersebut, risiko yang terkait dengan aktivitas seismik akibat keberadaan waduk tergolong signifikan.
Karena karakteristik ini, wilayah Koyna dijadikan lokasi proyek pemboran ilmiah dalam (scientific deep drilling) untuk mengukur sifat fisik batuan, tekanan fluida pori, serta parameter hidrologi langsung dari zona patahan aktif.










































