Pemerintah Jangan Nginjak Rakyat

Khutbah Idul Adha di Al Azhar:

Pemerintah Jangan Nginjak Rakyat

- detikNews
Rabu, 19 Des 2007 08:13 WIB
Jakarta - Ribuan umat muslim hari ini melaksanakan salat Id di Masjid Al Azhar, Jalan Sisimangaraja, Jakarta Selatan. Salat ini dipimpin oleh Ahmad Khatib, imam rawatib Masjid Al Azhar dengan khatib Sobahus Surur, imam masjid.

Salat yang dilakukan di bawah gayutan mendung tipis ini berjalan khusyu. Dalam khutbahnya, khatib mengajak jamaah untuk berkurban hanya karena Allah, bukan karena hal-hal lain. "Selain itu, umat Islam juga harus mengimplementasikan spirit kurban dalam kehidupan sehari-hari, dalam kehidupan bermasyarakat," ujar khatib di tengah lautan massa tersebut.

Nabi Muhammad memberikan contoh dengan hijrah dari Mekkah ke Madinah. Sedangkan sahabat Nabi berkurban dalam mempertahankan dan menegakkan Islam. "Contoh lainnya adalah dengan mendirikan sekolah dan pondok pesantren," tambahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lebih lanjut, dia menambahkan kemajuan Islam tidak bisa disalahkan kepada umat lain. Termasuk pendidikan yang harus di lakukan dengan mengedepankan nilai-niai pengorbanan."Selain itu pemerintah juga harus mementingkan umat. Jangan nginjak rakyat," tambahnya.

Dia juga menjelaskan alasanan salat Id Adha hari ini karena mengacu wukuf di Arafah dengan mengacu kepada OKI tahun 1976 dan Syekh Al Azhar. Sekarang yang haji sedang berada di Mina. Dan umat Islam juga melakukan shalat Id di Masjidil Haram.

"Tetapi Masjid Al Azhar mempersilakan umat yang lain unuk merayakan besok. Ijtihad bisa jadi berbeda," pungkasnya.

Ribuan umat dalam hari raya ini menyumbangkan 24 sapi 937 kambing untuk dijadikan kurban. Nantinya daging hewan kurban akan disumbangkan ke kaum fakir miskin di Jakarta. (asp/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads