Saat dihubungi melalui telepon, Boy menceritakan jika dirinya lah yang pertama kali mengetahui rumahnya dibobol maling.
"Saat saya pulang ke rumah sekitar pukul 14.00 WIB, saya melihat pintu rumah dalam keadaan rusak. baik pintu teralis besi dan pintu kayu," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Si pencuri tampaknya sudah memperhatikan rumah saya sejak lama. Mereka tahu, rumah kosong jam berapa. Anak saya berangkat sekolah pukul 13.00 WIB, artinya si pencuri hanya punya waktu 1 jam untuk beraksi," tuturnya.
Berdasarkan keterangan dari tetangganya, kata Boy, di luar rumahnya ada dua orang laki-laki. Kemudian, tetangganya mendengar orang yang baru keluar dari rumah seolah-olah berbincang dengan pemilik rumah.
"Tetangga saya mendengar kalau orang yang baru keluar rumah bilang, terimakasih ya Mbak. Jadi seolah-olah di rumah saya ada orang," katanya.
Sementara itu, lanjutnya, berdasarkan keterangan dari satpam kompleks, dia melihat ada 2 orang yang duduk di depan rumahnya menggunakan seragam SMA dan satu orang pakai baju preman. "Dia mengira mereka teman anak saya," ujarnya.
Boy mengungkapkan si pelaku meninggalkan petunjuk yaitu sandal hotel bertulis "Wonosobo".
"Iya mereka tinggal sandal itu, dan ambil sandal kulit saya," ujar Boy. (ern/mly)











































