SBY Dukung Tekad Pertamina Jadi Zona Bebas Korupsi

SBY Dukung Tekad Pertamina Jadi Zona Bebas Korupsi

- detikNews
Selasa, 18 Des 2007 20:49 WIB
Jakarta - Presiden SBY mendukung penuh tekad Pertamina untuk menjadi zona bebas korupsi. Presiden juga mendukung Pertamina menjadi perusahaan minyak berkelas dunia ( world class oil company).

Dukungan ini disampaikan Presiden SBY memberikan sambutan dalam acara peringatan 50 Tahun Pertamina Dedikasi Bagimu Negeri yang digelar di Gedung Pertamina, Jl . Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2007). Hingga pukul 20.40 WIB, acara ini masih berlangsung.

Ada lima pesan yang disampaikan Presiden kepada Pertamina. Pertama, Presiden meminta Pertamina meneruskan transformasi dan penataan Pertamina, sampai tekad menjadi perusahaan minyak berkelas dunia terwujud.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua, Presiden meminta Pertamina meninggalkan paradigma lama. "Paradigma lama yang saya maksud, adalah paradigma adalah Pertamina dipahami sebagai perusahaan negara sehingga keuntungan dimiliki pemerintah. Ubah itu!" pinta SBY.

Ketiga, Presiden meminta Pertamina meninggalkan praktek bisnis yang menyimpang. "Saya mendukung Pertamina menjadi zona bebas korupsi, sebagaimana tercantum dalam Piagam Pertamina. Wujudkan itu!" ujar SBY.

Keempat, Presiden meminta Pertamina meningkatkan penguasaan teknologi. Dengan penguasaan teknologi. maka produktvitas dan efisiensi bisa ditingkatkan. Kelima, Presiden meminta Pertamina berkoordinasi dengan semua pihak.

Pada kesempatan itu, SBY juga menyinggung keberadaan SPBU Pertamina. Ada tiga hal yang perlu Pertamina miliki agar SPBU Pertamina dilirik oleh konsumen.

"Better, cheaper, and faster. Saya lihat saat ini Pertamina tidak kalah," kata SBY yang membandingkan SPBU Pertamina dengan SPBU Shell dan Petronas.

Sementara itu Dirut Pertamina Ari Soemarno menegaskan tekad Pertamina untuk menjadi perusahaan minyak berkelas dunia pada 15 tahun mendatang. Ari juga bertekad membawa Pertamina sejalan dengan Piagam Pertamina.

Piagam Pertamina ditandatangani oleh Ari Soemarno, Menneg BUMN Sofyan Djalil, dan Komisaris Utama Pertamina Endriartono Sutarto. Piagam ini kemudian diserahkan kepada SBY. Pertamina juga meluncurkan buku berjudul 'Power House'.
Β 
Acara ini dihadiri juga Wapres Jusuf Kalla dan jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu. Sejumlah artis, seperti Ruth Sahanaya, Tompi, Ira Swara, Elfa's Singer, dan Jikustik menyemarakkan acara ini. Dua lagu ciptaan Presiden SBY, 'Rinduku Padamu' dan 'Save Our Planet' didendangkan di acara ini. (asy/mly)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads