"Saya dan rombongan yang bertepatan berada di Arafah sedang menjalankan wukuf menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya," kata Hasyim dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Selasa (18/12/2007).
Menurut Hasyim, NU merasa kehilangan mutiara ulama dengan meninggalnya Ilyas. Ilyas merupakan figur ulama yang berjuang tanpa pamrih. "Kita bangga dengan KH Ilyas serta sedih telah ditinggalkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmad mengaku mendapat kabar, jenazah akan dimakamkan pada Rabu 19 Desember 2007 pukul 07.00 WIB. "Saya dapat SMS dari ketua NU di Jawa Barat yang menyebutkan hasil rapat keluarga dimakamkan besok," pungkasnya.
(mly/mly)










































