Pegawai SPPG di Deli Sedang Ejek Korban Keracunan MBG, Kini Dipecat!

Pegawai SPPG di Deli Sedang Ejek Korban Keracunan MBG, Kini Dipecat!

Nizar Aldi - detikNews
Jumat, 02 Okt 2026 11:11 WIB
2 Pegawai SPPG yang viral ejek korban keracunan MBG di Deli Serdang minta maaf. (tangkapan layar)
Foto: 2 Pegawai SPPG yang viral ejek korban keracunan MBG di Deli Serdang minta maaf. (tangkapan layar)
Medan -

Dua pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) viral mengejek korban keracunan makanan bergizi gratis (MBG) saat melakukan siaran langsung di media sosial di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Keduanya kini dipecat.

Dalam video yang dilihat, keduanya melakukan live di media sosial. Saat live tersebut, mereka terlihat berulang kali memberikan pernyataan yang dinilai mengejek korban keracunan MBG.

"Nanti kalau ada MBG lagi, keracunan lagi. Sakit perut lagi? Ke puskesmas, iya? Nanti dikasih telur ya biar enggak keracunan," kata mereka dalam video, seperti dilansir detikSumut, Jumat (2/10/2026)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"MBG beracun. Iya, penerimanya beracun," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Mereka kemudian menuding penerima MBG diam jika dikasih menu daging tapi ribut saat diberikan menu telur dan keracunan.

"Itu yang keracunan, Kalau kalian dikasih daging, kalian diam-diam saja. Giliran ini dikasih telur, keracunan, bising kalian," ucapnya.

Setelah viral, keduanya kemudian menyampaikan permintaan maaf melalui rekaman video. Meskipun begitu, keduanya tetap dipecat dari SPPG.

Dalam surat pemecatan yang beredar, keduanya dipecat karena dinilai menunjukkan sikap yang kurang pantas dan mencoreng nama baik SPPG. Keduanya diberhentikan per tanggal 30 September 2026. Keduanya diketahui bekerja di SPPG Galang Barat 2, Kabupaten Deli Serdang.

Kepala Regional BGN Sumut Yoga Arizanto membenarkan keduanya diberhentikan. "Iya benar sudah diberhentikan keduanya," sebut Yoga Arizanto saat dihubungi.

Baca selengkapnya di sini

Tonton juga video "Permintaan Maaf Eks Karyawan SPPG yang Ejek Korban Keracunan MBG"

(idh/gbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini