RI Ditunjuk Kelola Dana Adaptasi Perubahan Iklim

RI Ditunjuk Kelola Dana Adaptasi Perubahan Iklim

- detikNews
Selasa, 18 Des 2007 16:46 WIB
Jakarta - Selain sukses menyelenggarakan UNCCC ke-13 di Bali, Indonesia boleh berbangga karaena salah satu wakil delegasinya disetujui sebagai Chairman of Adaptation Fund Board atau Badan Dana Adaptasi.

Badan Dana Adaptasi nantinya akan mengelola dana adaptasi yang berasal dari 2 persen hasil penjualan CER (certified emissions reduction) yang dibayarkan oleh negara-negara maju. Jumlah dana yang dikelola nantinya akan mencapai miliaran dolar.

"Lembaga itu akan dipimpin oleh saudara Mahendra Siregar salah satu deputi dari Menko Perekonomian Budiono," kata Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu disampaikan Rachmat dalam jumpa pers pemaparan hasil-hasil UNCCC ke-13 Bali, di Kantor KLH, Jl DI Panjaitan, Jakarta, Selasa (18/12/2007).

Dijelaskan Rachmat, dana adaptasi merupakan salah satu kesepakatan bersejarah yang dihasilkan delegasi dari 187 negara selama sidang yang berlangsung 3-15 Desember lalu.

Perwujudannya, lanjut dia adalah, disepakatinya teknis elemen operasional adaptation fund, yaitu operating entity, fungsi, komposisi keanggotaan, quorum, pengambilan keputusan, chairmanship, frequency of meetings, observer, transparansi, secretariat, trustee, monetization, access to funding, pengaturan institusi, dan review.

Nah, Badan Dana Adaptasi merupakan operating entity. Sementara Global Environmental Fund (GEF) sebagai Sekretariat dan pengawas (trustee) oleh World Bank.

Rachmat menyebutkan, pendanaan adaptasi bersumber dari 2 persen hasil penjualan CER dari proyek CDM yang memiliki dana Euro 37 juta (akan meningkat 80-300 juta USD periode 2008-2012).

"Jumlahnya akan terus meningkat dan bisa mencapai miliaran dolar," tandasnya. (bal/iy)


Berita Terkait