WNA Buka Lapak PKL di Pinggir Jalan Depok Berujung Ditindak Petugas

WNA Buka Lapak PKL di Pinggir Jalan Depok Berujung Ditindak Petugas

Muchamad Sholihin - detikNews
Kamis, 01 Okt 2026 17:13 WIB
Pria WNA nekat berjualan di pinggir jalan Sawangan, Depok berujung ditindak petugas
Pria WNA nekat berjualan di pinggir jalan Sawangan, Depok berujung ditindak petugas. (dok. Istimewa)
Depok -

Sebuah rekaman video di media sosial memperlihatkan seorang pria warga negara asing (WNA) membuka lapak PKL di pinggir jalan kawasan Sawangan, Kota Depok. Pria WNA berinisial OAY itu ditindak petugas.

Kepala Satpol PP Kota Depok Dede Hidayat mengatakan penindakan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut aduan dari masyarakat yang merasa terganggu oleh adanya aktivitas pria WNA yang berjualan di pinggir jalan tersebut.

"Pedagang tersebut diketahui merupakan warga negara asing (WNA) berkewarganegaraan Palestina, yang berdasarkan hasil pendataan di lapangan merupakan pencari suaka atau pengungsi dan pemegang kartu UNHCR," kata Dede Hidayat, Kamis (1/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penindakan dilakukan pada Kamis (24/9) lalu. Dede mengatakan OAY mengaku berdagang karena butuh uang untuk pengobatan istrinya.

ADVERTISEMENT

"Dari hasil komunikasi, yang bersangkutan menyampaikan alasan melakukan aktivitas berjualan untuk memenuhi kebutuhan pengobatan istrinya," kata Dede.

Penindakan didampingi langsung Plh Kasi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I non TPI Kota Depok Pajar Lukman Hersa Marsuf, pihak TNI, dan kepolisian. Penindakan dilakukan secara persuasif, sehingga OAY bersedia meninggalkan lokasi berdagang.

"Setelah dilakukan pendekatan, yang bersangkutan bersedia menghentikan kegiatan berjualan, mengemas barang dagangannya, serta meninggalkan lokasi," kata Dede.

"Satpol PP kemudian melakukan pengamanan area dengan memasang garis pembatas dan mengantarkan yang bersangkutan kembali ke tempat tinggalnya," pungkasnya.

Lihat juga Video 'Viral: Komunitas Komunitas WNA Main Skateboard di Tengah Jalan Mandalika Lombok':

(sol/mea)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini