Hal itu diungkapkan Musa Lameri, Ketua Cabang Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jampang Tengah, kepada detikcom di RS Sekarwangi, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (17/12/2007).
"Dia pernah menjalani terapi di RS Syamsudin gara-gara menderita depresi," kata Musa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebulan lalu saya sempat ngobrol dengan Pak Tuber. Katanya dia mau dipindahkan ke Dinas Pendidikan. Dia minta pendapat pindah atau tidak," ungkap Musa.
Rencana pemindahan Tuber ke Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi itu juga dibenarkan Kepala Sekolah SMP I Bojong Lompang, Jampang Tengah, Beben Suryana. Menurut Beben, pemindahan Tuber tinggal menunggu Surat Keputusan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.
"Tapi sampai saat ini SK tersebut belum turun," ungkap Beben saat menengok kondisi korban di RS Syamsudin, Kota Sukabumi. Penusukan oleh Tuber terhadap Rian terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu pihak sekolah sedang mempersiapkan pelaksanaan class meeting. Usai melakukan penusukan, Tuber sempat dianiaya massa. Saat ini dia dirawat di ICU RS Sekarwangi, Cibadak. (djo/nrl)











































