Beredar Kabar Pemuda Natuna Jadi Tentara Rusia, Bupati Kontak Kemlu

Beredar Kabar Pemuda Natuna Jadi Tentara Rusia, Bupati Kontak Kemlu

Dwi Rahmawati - detikNews
Rabu, 30 Sep 2026 14:24 WIB
Bupati Natuna Cen Sui Lan
Foto: Dwi R
Natuna -

Bupati Natuna Cen Sui Lan menyikapi kabar salah satu pemuda dari wilayahnya disebut menjadi tentara Rusia dan tewas saat perang terjadi. Pemerintah Kabupaten Natuna disebut tengah berkoordinasi dengan pihak keluarga.

"Dari Pemerintah Kabupaten sudah menegaskan Kesbangpol untuk berkoordinasi dengan keluarga. Informasi yang kita dapatkan masih simpang siur. Tentunya kita mengharapkan, kalau memang sudah meninggal, apa solusinya supaya bisa segera dibawa kembali," kata Bupati Cen Sui di rumah dinas Pemkab Natuna, Bukit Arai, Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Rabu (30/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cen Sui Lan mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait kabar tersebut. Pemkab Natuna menyampaikan duka kepada keluarga atas informasi yang didapat.

"Tetapi kita tetap harus berkoordinasi dengan pusat, karena saya kan tidak mungkin bekerja sendiri. Keberangkatan almarhum juga tidak kita ketahui. Ada informasi beliau sudah pernah ke Filipina, kemudian ke Rusia. Apa pun itu, Pemerintah Kabupaten Natuna sangat berduka. Kami sangat berduka ada anak-anak kami yang harus sampai ke luar negeri sebagai tentara," ujar dia.

ADVERTISEMENT

Ia menyebut koordinasi dengan Kemlu dibutuhkan demi mengusut hal ini. Ia menekankan tak boleh ada WNI yang menjadi tentara di negara mana pun.

"Dan tentunya kami berkomitmen bagaimana penyelesaian ini dapat diselesaikan dengan baik. Tentunya kita harus berhubungan dengan Kementerian Luar Negeri bagaimana penyelesaiannya. Dan perlu ditegaskan, apa pun itu, tidak boleh ada warga negara Indonesia menjadi tentara negara lain," ujar dia.

Bupati Natuna mengatakan pihaknya baru menerima informasi itu dua hari yang lalu. Pihaknya telah meminta Kesbangpol untuk mengunjungi keluarga pihak terkait.

"Orang baru dapat kabarnya cuma 2 hari yang lalu. Iya, itu pun karena kita juga mendengarnya, kemudian kemarin saya suruh Kesbangpol sudah komunikasi dengan keluarganya," ujar dia.

Cen Sui mengatakan hingga kini belum diketahui motif dari pemuda yang dikabarkan menjadi tentara Rusia dan tewas saat perang terjadi.

"Dan beliau sebenarnya kita juga nggak tahu apa motifnya, apakah benar menjadi tentara di sana atau menjadi. Ada informasi beliau hanya mengantar, mengantar ini ya, sebagai logistik ya. Apapun itu tidak boleh warga negara Indonesia menjadi tentara di luar negeri, itu," ucapnya.

Ketua MPR RI Ahmad Muzani turut menanggapi kabar WNI yang menjadi tentara Rusia. Ia menekankan lapangan pekerjaan hingga kehidupan kayak bagi masyarakat RI wajib hukumnya.

"Saya kira tugas kita semua, tugas kami adalah menjaga kedaulatan negara termasuk seluruh rakyat dan bangsa Indonesia untuk tetap loyal dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujar Muzani di Kantor Dinas Kabupaten Natuna.

"Iming-iming ataupun tawaran-tawaran terhadap pekerjaan lain apalagi yang berkonotasi kepada tentara bayaran, saya kira sesuatu yang jelas tidak dibenarkan. Tetapi di sisi lain kita juga harus menyediakan lapangan pekerjaan dan kelayakan hidup yang lebih baik supaya hal seperti itu tidak terulang," imbuhnya.

Lihat juga Video WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Disebut Diiming-imingi Gaji Besar

(dwr/azh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini